Habbina
Belajar Menyembelih Sesuai Syariat, 120 Peserta Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal di Karawang
0 Komentar 63 pembaca

Belajar Menyembelih Sesuai Syariat, 120 Peserta Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal di Karawang

Pemerintahan

KARAWANG - Menjelang Idul Adha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal di Kantor MUI Karawang, (21/5/2026). Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari pengurus pondok pesantren, staf Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan, hingga perwakilan pengurus MUI kecamatan.

Pelatihan ini tidak hanya membahas tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang pentingnya memperlakukan hewan dengan baik serta menjaga kualitas daging agar tetap halal dan higienis.

Ketua MUI Karawang, Ahmad Tajuddin Nur, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari pendidikan kader ulama sekaligus pembinaan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Kabupaten Karawang.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari pendidikan kader ulama sekaligus pembinaan Juru Sembelih Halal agar mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan agama,” ujar Tajuddin.

Menurut dia, pemahaman mengenai tata cara penyembelihan yang benar menjadi kompetensi penting, terutama bagi para dai dan tokoh agama di masyarakat. Sebab, menjelang Idul Adha kebutuhan akan Juru Sembelih Halal biasanya meningkat signifikan.

“Jangan sampai orang yang aktif di dunia dakwah justru belum memahami tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi fiqih penyembelihan, teknik penyembelihan sesuai syariat, hingga praktik langsung menangani hewan kurban. Tajuddin menegaskan, penyembelihan halal tidak hanya berkaitan dengan hukum agama, tetapi juga menyangkut kesejahteraan hewan.

Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Idza qataltum fa ahsinu al-qitlah”, yang berarti apabila menyembelih, lakukanlah dengan cara yang baik.

Menurutnya, ada tiga saluran utama yang wajib terputus sempurna saat penyembelihan, yakni saluran napas, saluran makan, dan pembuluh darah utama.

“Pisau yang digunakan harus tajam dan proses penyembelihan dilakukan dengan benar agar hewan benar-benar mati karena disembelih sesuai syariat,” jelasnya.

Tajuddin juga menyoroti masih ditemukannya praktik penyembelihan yang keliru di masyarakat. Ia menyebut masih ada kasus hewan yang tetap berlari setelah dipotong akibat teknik penyembelihan yang tidak tepat.

“Karena itu masyarakat tidak boleh hanya mengandalkan tukang jagal. Kita semua perlu memahami penyembelihan sesuai syariat agar daging yang dikonsumsi benar-benar halal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Puji Istanto, mengatakan pelatihan tersebut juga menjadi langkah awal pembentukan satgas halal di setiap kecamatan di Kabupaten Karawang.

Materi pelatihan disampaikan oleh Dewan Syariah Hidayatullah dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), termasuk menghadirkan Juru Sembelih Halal bersertifikasi BNSP internasional.

“Peserta mendapatkan materi teori, fiqih penyembelihan, hingga praktik langsung menjatuhkan hewan dan melakukan penyembelihan,” kata Puji.

Ia berharap ke depan setiap desa memiliki Juru Sembelih Halal yang tergabung dalam satgas halal MUI Karawang. Dengan demikian, proses pemotongan hewan kurban dapat berjalan sesuai syariat sekaligus memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Selain proses penyembelihan, aspek kebersihan juga menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut. MUI Karawang mendorong Rumah Potong Hewan (RPH) dan kendaraan pengangkut hewan kurban menerapkan prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

“Bukan hanya cara memotong, tetapi kebersihan kendaraan pengangkut dan penanganan daging juga harus diperhatikan agar kualitas daging tetap terjaga,” tutur Puji.

Melalui pelatihan itu, MUI Karawang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyembelihan sesuai syariat terus meningkat, sehingga daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar halal, aman, dan berkualitas.***Red-Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top