Harkitnas di Karawang, Wabup Maslani Ajak Warga Jaga Generasi dan Perkuat Solidaritas
Pemerintahan    Kamis 21 Mei 2026    21:12:32 WIBKARAWANG,- Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Plaza Pemda Karawang, Rabu (20/5/2026). Tahun ini, peringatan Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai refleksi pentingnya menjaga generasi penerus sekaligus memperkuat kemandirian bangsa di tengah tantangan zaman.
Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sekadar momentum mengenang sejarah, melainkan menjadi energi untuk terus membangun daerah dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karawang saya mengucapkan selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026. Bagi Karawang, kebangkitan nasional bukan sekadar catatan sejarah melainkan nyala semangat yang terus hidup dalam denyut pembangunan,” kata Maslani.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan, penguatan persatuan, hingga kesejahteraan warga.
“Kebangkitan nasional sejati adalah ketika pembangunan tidak hanya menghadirkan kemajuan fisik tetapi juga membangkitkan pendidikan, memperkuat persatuan dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Maslani juga membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menyampaikan, Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat lahirnya kesadaran berbangsa sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
“Sejarah mencatat bahwa berdirinya Boedi Oetomo menjadi fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa, ketika kaum terpelajar pribumi mulai menggabungkan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan bangsa saat ini telah berkembang dari persoalan kedaulatan wilayah menjadi kedaulatan informasi dan transformasi digital. Karena itu, pemerintah terus menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Beberapa program tersebut di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat, Program Cek Kesehatan Gratis, hingga pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Pemerintah juga disebut terus memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).
“Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan anak mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai usia tumbuh kembangnya,” ujar Maslani.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebangkitan nasional dengan memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan pembangunan berjalan demi kemajuan bersama.
“Mari kita jaga semangat kebangkitan nasional dengan memperkuat solidaritas sosial dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.***Red-Emn
























