Habbina
KKN UBP Karawang Tinggalkan Jejak di Taringgul Tonggoh Purwakarta, Kesadaran Warga Kelola Sampah Mulai Tumbuh
0 Komentar 127 pembaca

KKN UBP Karawang Tinggalkan Jejak di Taringgul Tonggoh Purwakarta, Kesadaran Warga Kelola Sampah Mulai Tumbuh

Pendidikan

PURWAKARTA – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Tahun 2026 di Desa Taringgul Tonggoh, Kabupaten Purwakarta, tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian akademik, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah, mahasiswa berhasil menumbuhkan kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus melihat sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
Dampak positif tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Taringgul Tonggoh. Sekretaris Desa Taringgul Tonggoh, Tatang, menilai edukasi yang diberikan mahasiswa KKN sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, persoalan sampah bukan semata-mata soal kebersihan, tetapi juga berkaitan dengan perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga.
Dalam sesi wawancara, Tatang mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang terbiasa memilih cara paling praktis dalam membuang sampah tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Karena itu, ia menilai edukasi yang dilakukan mahasiswa menjadi langkah penting untuk membangun budaya baru yang lebih bertanggung jawab.
"Masyarakat itu harus diedukasi, karena kalau buang sampah itu maunya instan," ujarnya.
Ia menjelaskan, perubahan perilaku memang tidak dapat terjadi dalam waktu singkat. Namun, melalui pendekatan yang dilakukan mahasiswa KKN, masyarakat mulai memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi apabila dilakukan secara benar.
Menurut Tatang, mahasiswa KKN membawa perspektif baru yang mampu membuka wawasan masyarakat mengenai potensi sampah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Edukasi tersebut dinilai penting karena memberikan pemahaman bahwa sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai.
"Karena memang di sampah itu ada nilainya, ada manfaatnya kalau bisa dimanfaatkan," katanya. (6/8/2026).
Apresiasi tersebut menjadi cerminan bahwa program KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat pesan-pesan edukasi lebih mudah diterima oleh warga.
Lebih jauh, Pemerintah Desa Taringgul Tonggoh berkomitmen untuk melanjutkan semangat yang telah dibangun mahasiswa KKN. Tatang menegaskan, pihak desa akan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat agar kebiasaan baik yang telah diperkenalkan selama program berlangsung dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
"Insya Allah ke depannya kami juga akan terus mengawal, kami akan terus mendampingi masyarakat agar menerapkan apa yang telah disosialisasikan oleh teman-teman," ujarnya.
Komitmen tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di tingkat desa. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, perubahan perilaku masyarakat diyakini akan semakin mengakar dan memberikan dampak jangka panjang terhadap kebersihan lingkungan serta peningkatan kualitas hidup warga.
Keberhasilan program KKN UBP Karawang di Desa Taringgul Tonggoh menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. Melalui edukasi yang sederhana namun berkelanjutan, mahasiswa tidak hanya meninggalkan hasil kegiatan, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.***Red-Ags

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top