Habbina
FTBI Cilamaya Wetan Jadi Ruang Tumbuh Generasi Pecinta Bahasa Sunda
0 Komentar 122 pembaca

FTBI Cilamaya Wetan Jadi Ruang Tumbuh Generasi Pecinta Bahasa Sunda

Pendidikan

KARAWANG – Semangat melestarikan bahasa daerah terus ditanamkan kepada generasi muda melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Cilamaya Wetan Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kecamatan Cilamaya Wetan bekerja sama dengan Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Bahasa Sunda itu berlangsung meriah di Aula Kantor Korwil/PGRI Cilamaya Wetan, Kamis (6/8/2026).
Ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan mengikuti festival dengan penuh antusias. Mereka tampil membawakan kemampuan terbaiknya dalam berbagai cabang lomba yang mengangkat kekayaan bahasa dan sastra Sunda. Suasana kompetisi berlangsung hangat sekaligus penuh semangat, memperlihatkan besarnya potensi generasi muda dalam menjaga warisan budaya daerah.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Korwil Pendidikan Wilayah VI Cilamaya Wetan, Mayudin, S.Pd.SD., didampingi Ketua BAPOPSI Kecamatan Cilamaya Wetan, Wawan Susanto, S.Pd. Hadir pula jajaran pengurus KKG Bahasa Sunda yang turut memastikan seluruh rangkaian perlombaan berjalan tertib, profesional, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
FTBI tahun ini mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni Maca Sajak, Pupuh, Borangan, Biantara, Carpon, Dongeng, serta Aksara Sunda. Seluruh peserta dinilai oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang bahasa dan sastra Sunda sehingga hasil penilaian diharapkan objektif dan berkualitas.
Persaingan antarpeserta berlangsung ketat. Masing-masing sekolah mengirimkan wakil terbaiknya dengan persiapan yang matang. Kemampuan peserta dalam menampilkan penguasaan bahasa, penghayatan, teknik penyampaian, hingga pemahaman terhadap nilai-nilai budaya menjadi perhatian utama para juri dalam menentukan pemenang.
Ajang ini menjadi semakin bergengsi karena para peraih juara pertama di setiap mata lomba akan memperoleh kesempatan mewakili Kecamatan Cilamaya Wetan pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Karawang. Kesempatan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama sekolah dan kecamatannya.
Dalam sambutannya, Korwil Pendidikan Wilayah VI, Mayudin, S.Pd.SD., menegaskan bahwa FTBI memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar perlombaan mencari juara. Menurutnya, festival ini merupakan media pendidikan karakter sekaligus upaya nyata menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah derasnya perkembangan zaman.
"Kami berharap pelaksanaan FTBI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa," ujarnya.
Ia menambahkan, bahasa ibu merupakan bagian penting dari identitas budaya yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah perlu terus bersinergi menciptakan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, mempelajari, dan menggunakan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua BAPOPSI Kecamatan Cilamaya Wetan, Wawan Susanto, S.Pd., juga mengapresiasi semangat seluruh peserta, guru pembimbing, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan FTBI tahun ini. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi bukti bahwa bahasa daerah masih memiliki tempat di hati generasi muda apabila diberikan ruang untuk berkembang.
Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu 2026, penyelenggara berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, rasa percaya diri, kreativitas, serta kebanggaan terhadap bahasa dan budaya daerahnya sendiri.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, FTBI menjadi pengingat bahwa bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas yang menyimpan sejarah, nilai, dan kearifan lokal. Dari panggung sederhana di Aula Korwil/PGRI Cilamaya Wetan, harapan besar itu kembali disemai melahirkan tunas-tunas muda yang siap menjadi penjaga bahasa Sunda sekaligus duta budaya Karawang di masa depan.***Red-Man

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top