Habbina
Modul Pembelajaran Gratis Tuntas Dibagikan, 286 Ribu Siswa Karawang Kini Punya Bahan Belajar
0 Komentar 151 pembaca

Modul Pembelajaran Gratis Tuntas Dibagikan, 286 Ribu Siswa Karawang Kini Punya Bahan Belajar

Pendidikan

KARAWANG – Sebanyak 286 ribu siswa SD dan SMP negeri di Kabupaten Karawang kini telah menerima modul pembelajaran gratis yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Program tersebut menyasar siswa di 853 SD negeri dan 90 SMP negeri yang tersebar di 30 kecamatan. Disdikbud memastikan seluruh modul yang menjadi sasaran program telah rampung didistribusikan hingga diterima para siswa.
Kepala Disdikbud Kabupaten Karawang Wawan Setiawan Natakusumah mengatakan, distribusi modul tidak hanya dipastikan sampai ke sekolah, tetapi juga diterima oleh siswa sebagai penerima manfaat.
“Semua sudah tuntas terdistribusikan untuk semua jenjang sekolah negeri se-Kabupaten Karawang,” kata Wawan, Selasa (29/9/2026).
Dari jumlah tersebut, sekitar 213 ribu siswa SD kelas 1 hingga kelas 6 menjadi penerima modul. Sementara di tingkat SMP, program menyasar sekitar 73 ribu siswa kelas 7 hingga kelas 9.
Distribusi modul untuk jenjang SD telah rampung sejak 16 September 2026. Adapun untuk jenjang SMP, proses distribusi juga telah diselesaikan.
“Untuk SD sudah semuanya sekitar 16 September 2026. SMP juga sudah selesai sejak lama. Jadi seluruh siswa yang menjadi sasaran sudah terdistribusi,” ujarnya.
Meski seluruh distribusi telah rampung, Wawan mengakui modul yang disediakan pemerintah belum mencakup seluruh mata pelajaran.
Dari sembilan mata pelajaran yang dibutuhkan siswa, saat ini baru tersedia lima mata pelajaran melalui program modul gratis tersebut. Sedangkan empat mata pelajaran lainnya, yakni Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Bahasa Sunda, masih harus dipenuhi secara mandiri.
Untuk kebutuhan tersebut, orang tua maupun siswa dapat memperolehnya melalui Koperasi Merah Putih.
“Untuk sisanya, bisa dibeli secara mandiri melalui Koperasi Merah Putih,” katanya.
Menurut Wawan, tuntasnya distribusi menjadi langkah penting agar seluruh sekolah sasaran dapat memanfaatkan modul secara serentak sebagai salah satu bahan pendukung proses pembelajaran.
Bagi siswa, keberadaan modul diharapkan dapat membantu mereka memiliki bahan belajar yang dapat digunakan kembali di luar kegiatan belajar mengajar di kelas. Sementara bagi guru, modul menjadi salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk memperkuat penyampaian materi.
“Targetnya memang seluruh siswa mendapatkan modul. Kami memastikan distribusinya tidak hanya sampai di sekolah, tetapi benar-benar diterima dan dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam proses pembelajaran,” tuturnya.
Tak hanya siswa, guru juga mendapatkan modul untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Di tingkat SD, modul tersebut dimanfaatkan lebih dari 5.000 guru, sedangkan di tingkat SMP digunakan oleh lebih dari 400 guru.
Wawan mengatakan, modul dapat menjadi salah satu bahan ajar bagi wali kelas maupun guru dalam menyampaikan materi kepada siswa.
“Modul ini diharapkan menjadi salah satu instrumen pendukung pembelajaran. Guru bisa menggunakannya dalam proses belajar mengajar, sementara siswa memiliki bahan pembelajaran yang bisa dipelajari sesuai dengan materi yang diberikan,” jelasnya.
Setelah distribusi selesai, Disdikbud Karawang akan melanjutkan pemantauan terhadap pemanfaatan modul di sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahan pembelajaran yang telah diterima siswa dan guru benar-benar digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
“Setelah distribusi selesai, tentu yang tidak kalah penting adalah pemanfaatannya. Kami ingin modul yang sudah diterima ini benar-benar digunakan dalam pembelajaran dan memberikan manfaat bagi siswa maupun guru,” pungkas Wawan.
Dengan rampungnya pendistribusian tersebut, seluruh siswa SD kelas 1-6 dan SMP kelas 7-9 yang menjadi sasaran program kini telah memiliki modul pembelajaran gratis sebagai salah satu penunjang kegiatan belajar di sekolah.***Dede Mulyadi

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top