Habbina
Festival Sangitaloka, Menjaga Bunyi Tradisi Bogor Tetap Hidup
0 Komentar 128 pembaca

Festival Sangitaloka, Menjaga Bunyi Tradisi Bogor Tetap Hidup

Pemerintahan

CIBINONG – Di tengah perkembangan musik modern yang semakin beragam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya memastikan musik tradisi tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan dikenal oleh generasi muda.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Sangitaloka dalam rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 yang digelar di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Sabtu (3/10).
Kegiatan yang digelar atas arahan Bupati Bogor tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus apresiasi terhadap keberadaan musik tradisional. Tidak sekadar membicarakan kesenian masa lalu, seminar ini juga menjadi bagian dari ikhtiar menjaga agar musik tradisi tetap relevan dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 sendiri hadir di Gelora Pakansari Kabupaten Bogor melalui Sangitaloka dengan tema “Bambu dan Bunyi Ritus”. Rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan musik tradisi sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dapat dinikmati, dipelajari, sekaligus dikembangkan.
Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, mengatakan seminar tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai musik dan kebudayaan tradisi, khususnya yang berkembang di Bogor dan Jawa Barat.
Menurut Titi, pengetahuan yang diperoleh melalui seminar diharapkan tidak berhenti sebagai wawasan semata. Peserta dapat melihat bagaimana gagasan, nilai, dan pengetahuan tentang musik tradisi diterjemahkan ke dalam pertunjukan pada rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia.
“Melalui kegiatan hari ini kita dapat bersama-sama menopang pariwisata budaya daerah, khususnya budaya di Kabupaten Bogor,” ujar Titi.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti seminar dengan baik serta menyerap berbagai pengetahuan yang disampaikan para narasumber yang memiliki pengalaman dan keilmuan di bidang musik tradisi.
Bagi Titi, keberadaan festival seperti Sangitaloka memiliki arti penting karena pelestarian budaya membutuhkan ruang perjumpaan antara pelaku seni, masyarakat, pemerintah, dan generasi muda.
Musik tradisi, kata dia, tidak cukup hanya disimpan sebagai warisan. Musik tersebut perlu dimainkan, dikenalkan, dipelajari, dan diberi kesempatan untuk berkembang sesuai dengan zaman tanpa kehilangan akar budayanya.
Pemkab Bogor juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta seluruh narasumber dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FMTI 2026.
Kabupaten Bogor yang dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia dinilai mendapat kesempatan penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui Sangitaloka, bunyi-bunyi tradisi kembali mendapat panggung. Dari bambu yang sederhana hingga musik yang sarat nilai ritual dan budaya, semuanya menjadi pengingat bahwa warisan leluhur akan tetap hidup ketika ada generasi yang mau mendengar, mempelajari, dan meneruskannya.***Abdullah

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top