Habbina
Bupati Karawang Ingatkan 31 Pejabat Baru: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab, Utamakan Pelayanan Masyarakat
0 Komentar 141 pembaca

Bupati Karawang Ingatkan 31 Pejabat Baru: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab, Utamakan Pelayanan Masyarakat

Pemerintahan

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengingatkan 31 pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang agar tidak saling melempar tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan, jabatan yang diemban bukan sekadar amanah administratif, melainkan tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.
Pesan tersebut disampaikan Aep saat memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala puskesmas, serta kepala sekolah di Aula Husni Hamid, Jumat (23/10/2026).
Dalam arahannya, Aep menekankan bahwa seluruh pejabat harus mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah menjadi program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap aparatur juga dituntut memahami dan mendukung visi-misi pembangunan daerah yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Aep, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai apabila setiap organisasi perangkat daerah (OPD) hanya berfokus pada tugas dan kewenangannya masing-masing tanpa membangun koordinasi.
“Harapan saya, semuanya harus betul-betul bisa mengimplementasikan arah kebijakan pemerintah daerah terhadap masyarakat. Kita ini tidak bekerja sendiri, tetapi bekerja bersama-sama,” ujar Aep.
Ia mengingatkan, persoalan yang dihadapi masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan oleh satu instansi. Karena itu, kepedulian, inisiatif, dan kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar setiap permasalahan dapat segera ditangani.
Aep mencontohkan, ketika terdapat pekerjaan infrastruktur di suatu wilayah, camat setempat harus ikut memantau perkembangannya, meskipun pelaksanaan teknis pekerjaan tersebut menjadi kewenangan dinas terkait.
Begitu pula ketika muncul persoalan di lingkungan sekolah, pejabat yang memiliki keterkaitan dengan persoalan tersebut diminta tidak langsung menghindar dengan alasan di luar kewenangannya.
“Jangan sampai ada pekerjaan di Cilamaya, misalnya, kemudian dianggap hanya urusan PUPR. Camat harus hadir, minimal mengecek. Begitu juga kalau ada persoalan di sekolah, jangan mengatakan itu bukan pekerjaan kami,” tegasnya.
Bagi Aep, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari pelayanan publik. Masyarakat tidak seharusnya dibiarkan menghadapi persoalan berlarut-larut hanya karena adanya batasan kewenangan antarinstansi.
Oleh sebab itu, ia meminta para pejabat memperkuat koordinasi dan pengawasan hingga tingkat bawah. Para camat, kepala dinas, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas diharapkan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran.
“Saya bekerja bukan untuk mereka, tetapi untuk masyarakat. Prinsipnya, apa yang menjadi harapan masyarakat harus kita upayakan untuk diwujudkan,” katanya.
Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian
Selain menekankan pentingnya tanggung jawab dan kolaborasi birokrasi, Aep meminta para pejabat memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pelayanan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga penyediaan ruang terbuka hijau (RTH).
Di sektor pendidikan, ia menyoroti kebijakan penggratisan lembar kerja siswa (LKS) dan modul pembelajaran. Kebijakan tersebut, menurutnya, harus diikuti dengan upaya menjaga kualitas pembelajaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan orang tua.
Kepala sekolah diminta memastikan kebijakan tersebut terlaksana dengan baik, sekaligus terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah masing-masing.
“Sekarang dunia pendidikan sudah saya ubah. LKS dan modul sudah saya gratiskan. Tinggal bagaimana kualitasnya harus bagus dan memberikan yang terbaik buat masyarakat,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan pelayanan pendidikan tidak cukup hanya melalui kebijakan yang meringankan beban masyarakat. Kualitas pembelajaran dan tanggung jawab pengelolaan sekolah juga harus menjadi perhatian bersama.
Di bidang kesehatan, Aep turut menyoroti penanganan stunting di Kabupaten Karawang. Ia menyebut angka stunting menunjukkan tren penurunan, meskipun kasus baru masih ditemukan sehingga upaya pencegahan harus terus diperkuat.
Menurutnya, penanganan stunting tidak boleh hanya berfokus pada anak yang telah mengalami kondisi tersebut. Pemerintah perlu memperluas langkah pencegahan sejak dini, termasuk melalui pendampingan terhadap calon pengantin.
“Kalau stunting itu kita sudah turun, tetapi ada kasus-kasus baru. Makanya, menyelesaikan stunting bukan hanya pada anaknya saja, tetapi harus dimulai dari calon pengantin,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanganan stunting membutuhkan kerja bersama berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa. Evaluasi berkelanjutan juga diperlukan agar program pencegahan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Jabatan Adalah Amanah untuk Masyarakat
Menutup arahannya, Aep berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia meminta mereka bekerja secara profesional, responsif terhadap persoalan di lapangan, serta tidak menjadikan perbedaan kewenangan sebagai alasan untuk mengabaikan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak semata-mata diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan dan memperoleh pelayanan yang layak.
Dengan memperkuat koordinasi lintas OPD, meningkatkan pengawasan, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepentingan publik, Pemkab Karawang berharap berbagai program prioritas daerah dapat terlaksana sesuai sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Aep menegaskan, setiap pejabat memiliki peran penting dalam mewujudkan pemerintahan yang hadir, peduli, dan mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
Bagi masyarakat, pelayanan yang baik bukan sekadar janji pemerintah, melainkan sesuatu yang harus dirasakan melalui kehadiran aparatur yang sigap, bertanggung jawab, dan bekerja bersama untuk kepentingan bersama.***Dede. M

Author

Editor Tarman Suherman
Profil Editor Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top