Habbina
Pemkab Bogor Perkuat Budaya Antikorupsi, Integritas Dimulai dari Pelayanan Publik
0 Komentar 150 pembaca

Pemkab Bogor Perkuat Budaya Antikorupsi, Integritas Dimulai dari Pelayanan Publik

Pemerintahan

BOGOR – Membangun pemerintahan yang bersih tidak cukup hanya dengan memperketat pengawasan dan menerapkan aturan. Kesadaran untuk bersikap jujur, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan masyarakat juga perlu tumbuh menjadi budaya kerja di setiap lini pemerintahan.
Semangat itulah yang terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Inspektorat Kabupaten Bogor dengan menggelar Roadshow Sosialisasi Antikorupsi Tahun 2026 di Kecamatan Tamansari, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan korupsi sejak dini, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas kepada aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
Mewakili Inspektur Kabupaten Bogor, Auditor Madya Mohamad Nurjen mengatakan, aparatur kecamatan dan desa memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, aparatur di tingkat kecamatan dan desa merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, integritas tidak cukup dipahami sebagai kewajiban administratif, tetapi harus tercermin dalam setiap keputusan, penggunaan anggaran, dan pelayanan kepada warga.
Kecamatan juga menjadi penghubung antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat. Posisi strategis tersebut menuntut setiap aparatur bekerja secara profesional serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan tanggung jawab.
“Karena itu, budaya integritas harus diperkuat agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini,” ujar Mohamad Nurjen.
Ia menegaskan, langkah pencegahan korupsi perlu dimulai dari keteladanan pimpinan. Kepatuhan terhadap aturan, konsistensi dalam menjalankan tugas, serta keberanian menjaga prinsip integritas menjadi fondasi untuk membangun lingkungan kerja yang bersih.
Dengan pendekatan tersebut, upaya antikorupsi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi atau pemahaman terhadap regulasi. Lebih dari itu, nilai-nilai integritas perlu diterapkan secara konsisten hingga menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari.
Pencegahan korupsi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara pengawasan internal pemerintah, unsur legislatif, aparat penegak hukum, dan pemerintah desa dinilai penting untuk mempersempit ruang terjadinya penyimpangan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman aparatur terhadap berbagai risiko penyimpangan, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pelayanan publik.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan aparatur memahami risiko penyimpangan dan mampu mengambil langkah pencegahan dalam pengelolaan anggaran maupun pelayanan publik,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Tamansari Yudi Hartono menyampaikan bahwa sosialisasi antikorupsi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Menurutnya, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab serta pelayanan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Melalui roadshow ini, Pemkab Bogor berharap kesadaran antikorupsi semakin mengakar di lingkungan pemerintahan, termasuk hingga tingkat desa. Dengan demikian, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat pengawasan, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh aparatur.
Pada akhirnya, pemerintahan yang bersih bukan sekadar tentang kepatuhan terhadap aturan, melainkan juga tentang kepercayaan masyarakat. Integritas yang dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas menjadi salah satu kunci agar pelayanan publik berjalan lebih baik dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.***Abdullah

Author

Editor Tarman Suherman
Profil Editor Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top