Awali Tahun 2026, Disdikbud Karawang Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Pendidikan
Pendidikan    Selasa 06 Januari 2026    18:12:17 WIBKarawang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang mengawali tahun 2026 dengan menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pejabat struktural serta peluncuran logo baru institusi, Senin (5/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di GOR Disdikbud Karawang ini menjadi momentum penguatan kinerja organisasi pasca perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
Apel tersebut menandai komitmen Disdikbud Karawang dalam menghadirkan wajah baru birokrasi pendidikan dan kebudayaan yang lebih modern, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Disdikbud Karawang, Irlan Suarlan, menegaskan bahwa perubahan logo tidak boleh dimaknai sebatas pembaruan simbol visual. Menurutnya, identitas baru harus diiringi dengan perubahan pola kerja dan etos seluruh aparatur.

“Dengan logo baru ini, seluruh pejabat dan pegawai harus memiliki semangat baru. Kita dituntut untuk cepat beradaptasi dengan program-program yang telah disusun Disdikbud di bawah kepemimpinan Kepala Disdikbud, Bapak Wawan Setiawan Natakusumah, demi mendorong kemajuan pendidikan di Karawang,” ujar Irlan.
Ia menekankan bahwa perubahan organisasi hanya akan bermakna apabila dibarengi dengan sinergi, kemampuan adaptasi, serta konsistensi dalam menjalankan kebijakan. Transformasi kelembagaan, kata dia, harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kebudayaan.
“Perubahan ini harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata dan hasil yang terukur,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menyampaikan bahwa perubahan SOTK dan identitas institusi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan penegasan arah kebijakan pendidikan daerah ke depan.
“Dengan struktur organisasi yang baru, Disdikbud diarahkan agar lebih kuat dalam perencanaan program, pengawasan mutu pendidikan, serta penguatan kebudayaan lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.
Wawan menegaskan bahwa fokus utama Disdikbud adalah menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Target kami jelas, kualitas layanan meningkat, sekolah lebih tertata, dan kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran. Ini soal output kebijakan, bukan sekadar semangat kerja,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pembenahan kelembagaan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Disdikbud harus menjadi institusi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Jika perubahan ini benar-benar dirasakan, insyaallah pembangunan SDM unggul menuju Generasi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai,” pungkasnya.***Eman Sule




























