Wabup Subang Hadiri Panen Raya di Karawang, Indonesia Resmi Menyapa Era Swasembada Pangan
Nasional    Kamis 08 Januari 2026    19:16:26 WIBSUBANG — Langit Karawang menjadi saksi momen bersejarah bagi perjalanan pangan nasional. Di Kantor Kecamatan Cilebar, Rabu (7/1/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan tahun 2025, sebuah capaian yang menandai babak baru kemandirian bangsa di sektor strategis pertanian.
Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional itu dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi bersama para kepala daerah dari berbagai wilayah. Mengusung tema “Pertanian Maju, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat”, acara tersebut bukan sekadar seremoni panen, melainkan simbol kerja panjang petani, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa.
“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Presiden dengan nada tegas, disambut tepuk tangan para undangan.
Data produksi menunjukkan capaian yang mencerminkan kerja kolektif nasional. Sepanjang 2025, produksi beras Indonesia mencapai 34,71 juta ton—tertinggi sepanjang sejarah—serta tanpa impor beras konsumsi. Angka tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Kehadiran Wakil Bupati Subang dalam momentum bersejarah itu mencerminkan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap agenda besar ketahanan pangan nasional. Posisi Subang sebagai lumbung pangan nomor tiga nasional menjadikannya bagian penting dari rantai ketahanan pangan Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sektor pertanian di tengah proses transformasi menuju kawasan industri. Keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan menjadi fokus kebijakan daerah, agar laju industrialisasi tetap berpihak pada keberlanjutan pangan.
Panen Raya Nasional tersebut turut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, anggota DPR RI, para gubernur, serta kepala daerah dari berbagai wilayah. Dari hamparan sawah Cilebar, pesan kuat disampaikan: swasembada pangan bukan sekadar target statistik, melainkan fondasi kedaulatan dan kekuatan Indonesia ke depan.***Ah




























