English Day, Panggung Keberanian Siswa SMK Tri Mitra Kotabaru Menembus Batas Bahasa
Pendidikan    Kamis 15 Januari 2026    20:19:50 WIBKotabaru Karawang – Suasana apel pagi di SMK Tri Mitra Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (15/1/2026), terasa berbeda dari biasanya. Bukan sekadar barisan rapi dan amanat singkat, apel pagi kali ini dikemas dalam nuansa edukatif dan inspiratif melalui kegiatan bertema “English Day”, sebuah program kokurikuler yang secara konsisten digelar setiap hari Kamis.
English Day merupakan agenda rutin SMK Tri Mitra yang memberikan ruang bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan berbahasa Inggris di hadapan seluruh warga sekolah. Secara bergiliran, siswa-siswi dari berbagai kelas tampil mempresentasikan beragam bentuk ekspresi, mulai dari singing, storytelling, speech, debate, reading poetry, hingga bentuk kreativitas lain yang seluruhnya disampaikan menggunakan bahasa Inggris.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan linguistik, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Melalui English Day, siswa dilatih untuk terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai bekal untuk berinteraksi di tengah masyarakat yang semakin global.
Kepala SMK Tri Mitra Kotabaru, Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM., melalui Adi Fitroh Nur Talim, SE., MM. (Plt Red), menegaskan bahwa English Day merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
“English Day ini kami rancang sebagai pembiasaan. Kami ingin siswa tidak takut, tidak canggung, dan tidak merasa asing dengan bahasa Inggris. Ini adalah bekal penting bagi mereka, baik untuk dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, keberanian untuk tampil di depan umum menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan publik dengan percaya diri adalah soft skill yang sangat dibutuhkan oleh lulusan SMK di era persaingan global saat ini, terang Adi Fitroh.
Hal senada disampaikan oleh Wakasek Bidang Kesiswaan SMK Tri Mitra, Rendi Kurniawan, S.Pd. Ia menilai English Day sebagai media efektif untuk menggali potensi siswa yang selama ini mungkin belum terlihat di ruang kelas.
“Banyak siswa yang sebenarnya punya potensi besar, tetapi masih malu atau kurang percaya diri. Melalui English Day, mereka belajar berani tampil, berani salah, dan berani mencoba. Itu proses penting dalam pendidikan,” tuturnya.
Rendi menambahkan, antusiasme siswa setiap pekan terus meningkat. Hal ini terlihat dari kesiapan mereka saat tampil serta variasi penampilan yang semakin kreatif dan beragam.
Salah seorang siswa kelas X yang turut tampil pada kegiatan tersebut mengaku awalnya merasa gugup. Namun, dukungan dari guru dan teman-teman membuatnya lebih percaya diri.
“Awalnya takut salah ngomong, tapi lama-lama jadi lebih berani. English Day bikin saya lebih percaya diri dan jadi lebih semangat belajar bahasa Inggris,” ungkapnya polos.
Apel pagi bertema English Day pun menjadi bukti bahwa pendidikan tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Dengan pendekatan yang humanis, partisipatif, dan menyenangkan, SMK Tri Mitra Kotabaru terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa berkembang secara akademik maupun karakter.
Di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini, langkah SMK Tri Mitra melalui English Day menjadi contoh nyata bagaimana sekolah dapat menyiapkan generasi muda yang berani, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat lokal hingga global.***Man




























