Tragedi Longsor di Pasirlangu, Bandung Barat: 6 Warga Tewas, Puluhan Masih Hilang
Peristiwa    Sabtu 24 Januari 2026    16:08:02 WIBBANDUNG BARAT – Pagi yang seharusnya tenang di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, berubah menjadi duka mendalam. Sekitar pukul 03.00 WIB, longsor besar menimpa permukiman warga di RW 10 dan 11, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, menyapu rumah-rumah dari kaki Gunung Burangrang. Akibat bencana ini, enam orang tewas dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengungkapkan bahwa data korban masih bergerak seiring upaya evakuasi yang terus dilakukan tim SAR gabungan. “Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, terus ada 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).
Enam korban yang meninggal telah berhasil dievakuasi dari tumpukan material longsor. Mereka di antaranya Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat. Sementara itu, 21 warga yang berhasil selamat saat ini mendapat perawatan di Puskesmas Pasirlangu dan sebagian berada di posko darurat kantor desa.
Hujan deras disertai angin kencang selama dua hari terakhir diduga menjadi pemicu longsor yang mengamuk di kaki Gunung Burangrang. Permukiman warga yang berada di RT 05/11 menjadi titik terdampak paling parah, dengan rumah-rumah rata tertimbun material longsor.
Kepala Desa Nur Awaludin menambahkan, warga yang tinggal dalam radius 100 meter dari titik longsor sementara waktu diungsikan karena kekhawatiran longsor susulan. “Jumlah data masih bisa berubah. Kita terus monitor dari posko kantor desa. Sebagian warga yang rumahnya radius 100 meter masih mengungsi, cuma kita akan pulangkan sebagian karena fokus pengungsian buat mereka yang rumahnya terdampak,” ujarnya.
Selain evakuasi, kebutuhan mendesak bagi para korban dan warga terdampak kini menjadi prioritas. Makanan, selimut, dan pakaian menjadi perhatian utama tim relawan dan aparat desa. “Kebutuhan mendesak saat ini seperti makanan, selimut, pakaian,” terang Nur Awaludin.
Bencana ini menyisakan duka dan ketidakpastian bagi warga Pasirlangu. Upaya pencarian 84 orang yang masih hilang terus digencarkan, dengan harapan semua dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.***Ayi Herlambang




























