Menjemput Cahaya di Usia Dewasa, 51 Santri Khatam Al-Qur’an di Purwakarta
Dunia Islam    Selasa 27 Januari 2026    05:52:27 WIBPURWAKARTA – Semangat belajar Al-Qur’an tak mengenal usia. Hal itulah yang tergambar dalam kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan Rumah Tahsin Al-Futuuh yang diikuti 51 santri dewasa, dengan rentang usia mulai dari 19 hingga 76 tahun, di Bale Sawala Yudistira, Komplek Pemerintah Kabupaten Purwakarta, (26/1).
Kegiatan ini menjadi momen puncak sekaligus ruang uji publik bagi para santri yang telah menempuh proses pembelajaran tahsin selama 1,5 hingga 3 tahun. Mereka diuji kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an secara tartil, benar, dan sesuai kaidah, sebagai syarat kelulusan sebelum dinyatakan khatam.
Selain menandai Khotmul Qur’an, acara tersebut juga merupakan Imtihan gelombang ke-9 yang diselenggarakan Rumah Tahsin Al-Futuuh, lembaga pembelajaran Al-Qur’an yang secara khusus membuka akses belajar bagi kalangan dewasa tanpa batasan usia.
Pemilihan Bale Sawala Yudistira sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Gedung yang merupakan fasilitas resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta itu kerap digunakan untuk kegiatan strategis berskala kabupaten, termasuk agenda keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir memberikan dukungan moral, di antaranya perwakilan Ummi Malang, staf ahli Bupati Purwakarta, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, serta unsur kecamatan setempat.
Rumah Tahsin Al-Futuuh dikenal sebagai lembaga yang berfokus pada pembelajaran Al-Qur’an bagi orang dewasa yang sebelumnya belum lancar membaca. Selain itu, lembaga ini juga memiliki unit binaan Masdar El Futuuh yang secara khusus melayani pembelajaran tahsin untuk anak-anak.
Dengan dukungan para donatur, saat ini Rumah Tahsin Al-Futuuh telah mengelola 11 rumah tahsin dan dua kantor operasional. Kantor 1 berlokasi di Perumahan Bumi Jaya Indah, Jalan Poros Tengah Blok N No.28 RT 39/11, sementara Kantor 2 berada di Munjul Jaya Permai, Jalan Arjuna 4 No.9, Purwakarta.
Melalui kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan ini, Rumah Tahsin Al-Futuuh berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, sekaligus mendukung upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Purwakarta.***Ags




























