Akreso SMPN 12 Sukabumi, Ruang Tumbuh Bakat dan Karakter Pelajar
Pendidikan    Selasa 27 Januari 2026    04:38:44 WIBKOTA SUKABUMI – SMP Negeri 12 Kota Sukabumi menggelar Ajang Kreativitas Seni dan Olahraga (Akreso) yang berlangsung selama 10 hari, mulai 16 hingga 26 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus pembinaan potensi pelajar di bidang akademik, seni, dan olahraga.
Ketua Pelaksana Akreso SMPN 12 Kota Sukabumi, Vidiana, menjelaskan bahwa ajang ini diikuti tidak hanya oleh siswa internal sekolah, tetapi juga melibatkan pelajar dari sekolah lain di wilayah Baros dan Cibeureum. Beragam perlombaan dipertandingkan, mulai dari lomba ngabodor sorangan, pantomim, cerdas cermat, hingga e-sport.
“Untuk lomba internal ada 11 mata lomba. Sementara untuk eksternal, kami mengundang sekolah di sekitar SMPN 12. Bahkan peserta dari tingkat kota juga ikut ambil bagian, khususnya pada lomba jaipongan,” ujar Vidiana.
Menurutnya, Akreso juga menjadi ajang pemanasan bagi siswa SMPN 12 yang akan mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi, termasuk Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Sementara itu, Kepala SMPN 12 Kota Sukabumi, Muhammad Adi Rahmatullah, menegaskan bahwa Akreso bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan SMPN 12 kepada masyarakat luas.
“Tahun ini pelaksanaannya berbeda dari sebelumnya, tetapi justru memiliki makna yang luar biasa. Kami ingin menumbuhkan karakter positif siswa melalui kegiatan seni dan olahraga yang bermanfaat. Hampir seluruh siswa terlibat dan menunjukkan antusiasme tinggi,” ungkapnya.
Ajang Akreso secara resmi ditutup oleh Pengawas Pembina Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dudi Jaelani, pada Senin (26/1/2026). Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan pelajar berprestasi yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan dari SMPN 12 Kota Sukabumi lahir siswa-siswa berprestasi yang mampu mewakili Kota Sukabumi di berbagai ajang lomba,” tandasnya.***Dadan Sundana




























