Hujan Deras Picu Longsor di Ciloto, Akses Warga dan Wisatawan Sempat Terganggu
Peristiwa    Kamis 29 Januari 2026    03:31:50 WIBCIANJUR-Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipanas memicu bencana tanah longsor di Kampung Parabon RT 02/RW 03, Desa Ciloto, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/1/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Kepala Desa Ciloto, Marwan, mengatakan longsor berasal dari tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang kurang lebih 50 meter yang ambrol akibat tidak mampu menahan beban air hujan. Material longsoran tersebut menimpa area Hotel Alam Sagita yang berada di bawah lereng.
“Kejadiannya berlangsung saat hujan sangat deras. Tebing tidak kuat menahan tekanan air sehingga tanah meluncur ke bawah dan menimpa area hotel,” ujar Marwan saat dikonfirmasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut berdampak pada terganggunya mobilitas warga dan wisatawan. Akses jalan penghubung Kampung Parabon menuju Kampung Geger Bentang sempat mengalami kemacetan akibat material longsor yang menutup sebagian badan jalan.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, pihak desa memberlakukan sistem buka-tutup satu arah bagi kendaraan yang melintas. Sementara itu, kendaraan bermuatan berat diimbau untuk tidak melewati jalur tersebut karena kondisi jalan menuju sejumlah hotel dan instansi dinilai masih rawan.
Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Desa Ciloto bersama masyarakat setempat telah melakukan upaya darurat di lokasi kejadian. Penutupan area longsoran dilakukan menggunakan terpal dan spanduk bekas guna mencegah air hujan langsung menggerus tanah dan memperparah kondisi lereng.
“Tindakan awal dilakukan oleh Kepala Dusun 3 Parabon, Ketua RT, serta dibantu warga sekitar. Ini dilakukan agar longsoran tidak meluas,” jelas Marwan.
Pemerintah Desa Ciloto juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses pembersihan material longsor dan pengamanan lereng secara lebih permanen. Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Cipanas dan sekitarnya masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir.***Dede Ruhyana




























