Kepala Sekolah di Karawang Diminta Waspada Penawaran Jalur Khusus Jelang Mutasi
Pendidikan    Jumat 30 Januari 2026    18:44:34 WIBKarawang – Menjelang rotasi dan mutasi kepala sekolah di Karawang, Jawa Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) meminta agar para kepala sekolah tingkat SD dan SMP tetap waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku bisa mengatur penempatan jabatan.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan, menegaskan, penempatan kepala sekolah dilakukan secara objektif dan transparan. “Jika ada pihak yang menjanjikan dapat mengatur penempatan, itu tidak benar dan patut dicurigai,” ujar Wawan, Jumat (30/1).
Ia menambahkan, seluruh proses mutasi didasarkan pada hasil asesmen, kinerja, dan kebutuhan organisasi. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas tata kelola pendidikan tanpa memberi ruang bagi intervensi atau praktik percaloan.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Disdikbud Karawang, Joean Himawan, menyebut bahwa menjelang rotasi, kerap muncul oknum yang mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat atau membawa nama dinas. “Proses mutasi sepenuhnya melalui mekanisme resmi. Tidak ada perantara atau pihak tertentu,” tegas Joean.
Joean juga menekankan bahwa kepala sekolah tidak perlu merasa cemas. Penilaian dilakukan objektif: kepala sekolah berprestasi akan mendapatkan penghargaan, sementara yang perlu peningkatan kinerjanya akan dievaluasi sesuai ketentuan.
Ia mengingatkan agar kepala sekolah tidak melakukan komunikasi di luar jalur resmi, yang berpotensi merugikan diri sendiri. Kepala sekolah yang terbukti terlibat praktik ilegal atau melayani percaloan akan mendapat sanksi tegas. “Jika menemukan indikasi praktik tersebut, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang memperkuat sistem merit dan reformasi birokrasi pendidikan, sekaligus mencegah praktik nonprosedural dalam pengelolaan pendidikan.***Red Emn




























