Ngopi Sambil Berbagi, Iyang dan PSM Jatisari Perkuat Tali Silaturahmi di Balonggandu
Daerah    Jumat 30 Januari 2026    19:51:20 WIBKarawang – Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan desa, sosok yang akrab disapa Iyang di media sosial ini kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar. Warga Dusun Balonggandu, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang ini, pada Jumat, 30 Januari 2026, meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dengan Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Jatisari.
Momen yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu dilakukan sambil menikmati kopi di sebuah warung lokal. Suasana hangat menyelimuti pertemuan tersebut, yang tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga ruang berbagi pengalaman. Iyang, yang dikenal aktif di dunia maya dengan berbagai kegiatan sosialnya, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis antarwarga dan memperkuat kepedulian sosial di tingkat desa.
“Ngopi bersama bukan sekadar menikmati rasa kopi, tapi juga momen untuk saling mendengar dan belajar dari pengalaman sesama. Silaturahmi itu ibarat jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran kita,” ujar Iyang dengan nada ramah namun penuh makna, sambil tersenyum kepada rekan-rekan PSM.
Pertemuan ini juga menjadi sarana pertukaran ide dan gagasan tentang program sosial yang bisa dijalankan bersama. Ketua PSM Jatisari menyambut hangat kehadiran Iyang, menekankan bahwa kolaborasi antara warga dan pekerja sosial menjadi kunci untuk mewujudkan desa yang lebih peduli dan bersinergi.
Dalam interaksi yang hangat itu, terlihat bagaimana kehadiran figur publik lokal seperti Iyang mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif dalam kegiatan sosial. Sebuah langkah sederhana, seperti secangkir kopi dan percakapan hangat, ternyata mampu menyemai benih kebersamaan yang lebih besar bagi desa.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, dan kita semua bisa saling menguatkan dalam setiap langkah kebaikan,” tambah Iyang menutup pertemuan dengan harapan yang tulus.
Kegiatan silaturahmi ini membuktikan bahwa kepedulian dan kebersamaan tidak selalu harus dilakukan dalam skala besar; kadang, momen sederhana lah yang paling menyentuh hati dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.***Red




























