Satu Abad NU di Sukabumi, Sinergi Ulama dan Pemerintah Diperkuat untuk Masa Depan Daerah
Pemerintahan    Sabtu 31 Januari 2026    19:26:53 WIBSUKABUMI - Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat Kabupaten Sukabumi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara ulama dan pemerintah daerah. Dalam suasana khidmat yang berlangsung di Sekretariat PCNU Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/1/2026), komitmen kebersamaan ditegaskan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, KH E.S. Mubarok, menegaskan bahwa NU akan terus berada di garis depan dalam mendukung arah pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah merupakan langkah strategis untuk memastikan visi Kabupaten Sukabumi dapat terwujud.
“NU akan terus bersinergi dengan pemerintah serta mengawal dan mendukung visi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya di hadapan para tamu undangan, termasuk Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kepemimpinan daerah yang dinilai dekat dengan masyarakat dan memiliki perhatian terhadap warga Nahdliyin.
“Kita memiliki pemimpin yang selalu hadir dan mencintai NU,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan satu abad, PCNU Kabupaten Sukabumi tengah menyiapkan agenda akbar yang akan digelar di Palabuhanratu. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan lebih dari seribu kader NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.
“Lebih dari seribu kader NU akan hadir dalam acara Harlah satu abad Nahdlatul Ulama di Palabuhanratu,” tegas KH E.S. Mubarok.
Sementara itu, Katib Syuriah PCNU Kabupaten Sukabumi, KH Sidik Suparman, mengingatkan bahwa peringatan satu abad NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi bagi seluruh kader. Ia mengajak warga Nahdliyin untuk tetap menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta merawat persatuan umat.
“Kader NU harus mampu menjaga persatuan umat dan keutuhan negara, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menilai peran PCNU dan para ulama sangat krusial dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, NU telah menjadi mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga dalam membangun mental spiritual masyarakat serta mendorong pendidikan berbasis pesantren.
Peringatan tersebut juga diwarnai aksi sosial berupa penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim, menegaskan komitmen NU untuk terus hadir membawa manfaat bagi masyarakat.
Melalui semangat satu abad pengabdian, sinergi antara NU dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin kokoh—menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan daerah yang religius, harmonis, dan berdaya saing.***Dadan Sundana




























