Menembus Banjir, Layanan Kesehatan Keliling Hadir untuk Warga Muaragembong
POLRI    Sabtu 31 Januari 2026    19:41:16 WIBMUARAGEMBONG – Di tengah genangan banjir yang masih merendam sejumlah desa di wilayah utara Kabupaten Bekasi, Puskesmas Muaragembong memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan. Melalui layanan Puskesmas keliling (pusling), tenaga medis menyusuri wilayah terdampak demi menjangkau warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.
Kepala Puskesmas Muaragembong, dr. Ridwan Meito Tomanyira, mengatakan pusling telah digelar sejak minggu kedua Januari 2026. Tim medis hadir di berbagai posko pengungsian tingkat RT dan RW dengan pola jemput bola, memberikan pelayanan dari pagi hingga siang tanpa menetap di satu lokasi.
“Sampai saat ini, dari beberapa desa yang wilayahnya terdampak banjir, sudah diberikan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Muaragembong melalui posko layanan medis,” ujar dr. Ridwan, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, tantangan terbesar dalam pelayanan ini adalah akses menuju lokasi. Sebagai kawasan pesisir utara, banyak jalur darat tidak dapat dilalui akibat banjir. Karena itu, tim medis memanfaatkan perahu karet bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mencapai titik-titik pelayanan.
“Saat menuju lokasi posko medis, kami menggunakan perahu yang dibantu pemerintah desa setempat yang telah berkoordinasi dengan BPBD. Dengan perahu tersebut, para petugas medis dapat diantar langsung ke titik pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Di tengah kondisi tersebut, tenaga kesehatan menemukan sejumlah penyakit yang paling banyak dikeluhkan warga, di antaranya diare, gatal-gatal, serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap muncul saat banjir.
Ridwan mengakui ketersediaan obat mulai terbatas seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pihaknya pun berharap adanya dukungan tambahan agar pelayanan dapat berlangsung optimal.
“Ketersediaan obat semakin terbatas, sehingga kami membutuhkan dukungan obat-obatan tambahan. Untuk kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan, kami arahkan agar dirujuk ke rumah sakit,” katanya.
Meski berada dalam situasi darurat, ia memastikan layanan kesehatan di Puskesmas Muaragembong tetap berjalan sesuai fungsi. Posyandu dan Puskesmas Pembantu (Pustu) juga masih beroperasi sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan dasar.
Ridwan menegaskan pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan warga terdampak banjir dan melanjutkan layanan kesehatan keliling selama masa tanggap darurat.
“Kami berkomitmen memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, meskipun dalam kondisi bencana,” pungkasnya.***Samsudin




























