Mahasiswa KKN Unsika Dorong UMKM Desa Telukambulu Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Pendidikan    Minggu 01 Februari 2026    07:55:44 WIBKARAWANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) tahun 2026 menggulirkan program GEMA UMKM (Gerakan Media Sosial untuk UMKM Desa) di Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Kegiatan puncak GEMA UMKM digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, setelah melalui serangkaian tahapan pendampingan yang menyasar langsung kebutuhan promosi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut.
Perwakilan mahasiswa KKN Unsika, Vizkia Maulana Putri, menjelaskan bahwa GEMA UMKM merupakan implementasi dari tema besar KKN Unsika 2026, yakni teknologi tepat guna, dengan fokus pada digitalisasi promosi UMKM desa.
“Melalui program ini, kami mendorong pelaku UMKM agar mampu memperluas jangkauan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital, khususnya media sosial,” ujar Vizkia dalam keterangannya, Sabtu (31/1).
Ia menuturkan, rangkaian kegiatan diawali dengan survei dan pendataan UMKM yang dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026. Mahasiswa KKN mendatangi langsung para pelaku usaha untuk menghimpun data produk, lokasi usaha, serta kebutuhan promosi masing-masing UMKM.
Selanjutnya, pada Rabu, 7 Januari 2026, mahasiswa mulai memproduksi konten promosi berupa foto dan video produk. Konten tersebut kemudian disiapkan untuk dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial guna meningkatkan visibilitas produk UMKM setempat.
Tak hanya itu, mahasiswa KKN Unsika juga membantu mendaftarkan lokasi usaha para pelaku UMKM ke dalam layanan Google Maps. Langkah ini dilakukan agar konsumen dapat lebih mudah menemukan lokasi usaha warga secara digital.
“UMKM yang terlibat antara lain usaha semprong, tahu tempe, peyeum, hingga konveksi yang ada di Desa Telukambulu,” kata Vizkia.
Menurutnya, produk-produk lokal tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar apabila didukung strategi promosi yang sejalan dengan perkembangan teknologi.
Salah satu pelaku UMKM semprong, Kaman, mengapresiasi program yang digagas mahasiswa KKN Unsika. Ia mengaku merasakan langsung manfaat dari promosi digital yang dilakukan.
“Alhamdulillah, dengan bantuan mahasiswa KKN, usaha semprong saya jadi lebih dikenal. Sekarang lokasi usaha sudah ada di Google Maps dan produk kami dipromosikan lewat media sosial. Ini sangat membantu untuk menjangkau pembeli yang lebih luas,” ujar Kaman.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN Unsika lainnya, Tabah Raharja Maulana, menambahkan bahwa sebagai pendukung promosi secara luring, pihaknya juga membantu pembuatan banner usaha bagi pelaku UMKM.
Pada acara puncak program, mahasiswa turut menyerahkan mug kepada para pelaku UMKM sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol kerja sama selama pelaksanaan KKN.
“Melalui GEMA UMKM, kami berharap pelaku UMKM di Desa Telukambulu tidak hanya memperluas jangkauan promosi, tetapi juga memiliki kemandirian dalam memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan untuk memperkuat perekonomian desa,” pungkasnya.***Emn




























