Merawat Jejak Leluhur di Ciamis, Warga Cilongkrang Luncurkan Buku Sejarah Dalem Cilongkrang
Daerah    Minggu 01 Februari 2026    07:21:25 WIBCIAMIS - Upaya menjaga ingatan kolektif dan merawat warisan leluhur terus dilakukan masyarakat Kabupaten Ciamis. Paguyuban Wasiat Cilongkrang secara resmi meluncurkan buku Sejarah Singkat Dalem Cilongkrang di Situs Cagar Budaya Dalem Cilongkrang, Dusun Mekarsari, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, (31/1/2026).
Kegiatan peluncuran buku tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Camat Baregbeg, Kepala Desa Mekarjaya, unsur TNI melalui Babinsa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Sejumlah jurnalis dari media cetak dan media daring turut hadir untuk meliput rangkaian acara.
Peluncuran buku ini menjadi bagian dari ikhtiar pelestarian sejarah lokal sekaligus sarana mengenalkan kembali nilai-nilai kearifan leluhur kepada generasi muda. Diharapkan, warisan sejarah yang dimiliki masyarakat Cilongkrang dapat terus terjaga dan diwariskan secara berkelanjutan.
Prosesi kegiatan diawali dengan ziarah dan nyekar di Makam Raden Kertapraja yang berada di kawasan Situs Cagar Budaya Dalem Cilongkrang. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peluncuran buku serta gelar sejarah yang dipaparkan oleh H. Andang Andi, S.H., S.Pd., M.M., yang mengulas peran dan perjalanan Dalem Cilongkrang dalam konteks sejarah lokal.
Dalem Cilongkrang yang memiliki nama asli Raden Kertapraja diketahui memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kabupaten Galuh Imbanagara, khususnya dalam penguatan ajaran Islam serta tata kelola pemerintahan pada masa lampau. Sosok ini dikenal luas dan sangat dihormati masyarakat Cilongkrang, terutama pada masa pemerintahan Kompeni Belanda.
Selain sebagai tokoh penyebar ajaran Islam, Raden Kertapraja juga dikenal sebagai figur masyarakat yang arif dan bijaksana, serta memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial di lingkungannya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas diluncurkannya buku tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap pelestarian sejarah dan cagar budaya daerah.
“Terima kasih kepada Paguyuban Wasiat Cilongkrang atas upaya pelestarian Situs Cagar Budaya Dalem Cilongkrang. Selamat atas diluncurkannya buku Sejarah Singkat Dalem Cilongkrang. Semoga buku ini menjadi sumber literasi sejarah lokal, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga dan merawat warisan leluhur di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Buku Sejarah Singkat Dalem Cilongkrang yang diterbitkan oleh RCI ini diharapkan dapat menjadi referensi sejarah, bahan edukasi, sekaligus sumber inspirasi dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan jati diri daerah.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan diharapkan terus terjalin, sehingga nilai-nilai sejarah lokal dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Kabupaten Ciamis.***Aam Amira




























