Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum Pembukaan SMA IT Habbina di Subang
Pendidikan    Rabu 04 Februari 2026    16:22:31 WIBSubang - Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pembukaan SMA IT Habbina berlangsung khidmat dan penuh makna pada Minggu pagi sepekan yang lalu di desa Cikaum Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam Cikaum, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga sekitar yang menyambut antusias kehadiran sekolah Islam terpadu baru tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikaum, Kapolsek Cikaum, para tokoh pendidikan, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan-sambutan, tausiah keagamaan, dan doa bersama sebagai tanda dimulainya perjalanan SMA IT Habbina dalam dunia pendidikan.
Peringatan Isra Miraj tahun ini terasa istimewa karena tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual atas perjalanan agung Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan yang diharapkan mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing.
Kepala SMA IT Habbina, Iwan Sumitra, ST., S.Kom., MM., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus atas kepercayaan masyarakat terhadap SMA IT Habbina.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi hari yang sangat bersejarah bagi kami. Pembukaan SMA IT Habbina yang bertepatan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah pengingat bahwa pendidikan sejati harus berlandaskan nilai-nilai spiritual, akhlak, dan keilmuan,” ujar Iwan Sumitra.
Ia menegaskan bahwa SMA IT Habbina hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan modern dan pembentukan karakter Islami.
“Kami tidak hanya ingin mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, adab yang baik, serta kepedulian sosial. Sekolah ini kami bangun bersama masyarakat, dan insyaallah akan tumbuh bersama masyarakat,” lanjutnya.
Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, kepolisian, tokoh agama, serta warga yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sejak tahap perencanaan hingga peresmian sekolah.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kolaborasi. Harapan kami, SMA IT Habbina dapat menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pengembangan generasi muda di Cikaum dan Subang pada umumnya,” tutupnya.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh seorang ustaz asal Subang, yang menekankan makna mendalam dari peristiwa Isra Miraj sebagai fondasi dalam membangun dunia pendidikan.
“Isra Miraj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya shalat, disiplin waktu, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai inilah yang seharusnya menjadi ruh dalam lembaga pendidikan, terutama sekolah Islam,” tutur sang ustaz di hadapan jamaah.
Menurutnya, kehadiran SMA IT Habbina merupakan langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari tantangan moral dan sosial di era modern.
“Anak-anak kita hari ini hidup di zaman yang penuh ujian. Maka sekolah tidak cukup hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga harus menjadi tempat menanamkan iman, adab, dan tanggung jawab. Saya berharap SMA IT Habbina mampu melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga amanah dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Masyarakat Cikaum menyambut baik pembukaan SMA IT Habbina. Kehadiran sekolah ini dinilai membuka peluang baru bagi putra-putri daerah untuk mengenyam pendidikan menengah berbasis Islam tanpa harus pergi jauh ke luar wilayah.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai dimulainya langkah baru SMA IT Habbina sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di Kabupaten Subang.***Red




























