Dari Pramuka untuk Ketahanan Pangan, Pelajar SMPN 4 Sindang Indramayu Tanam Cabai di Sekolah
Pendidikan    Jumat 06 Februari 2026    22:34:46 WIBINDRAMAYU – Semangat kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan ditunjukkan para pelajar SMP Negeri 4 Sindang, Kabupaten Indramayu. Melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, ratusan siswa terlibat langsung dalam Gerakan Tanam Cabai di lingkungan sekolah.
Dengan semangat gotong royong, para siswa menyiapkan lahan, menanam bibit cabai, hingga melakukan perawatan rutin di kebun sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas luar kelas, tetapi juga sarana pembelajaran praktik yang sarat nilai pendidikan karakter.
Program peduli lingkungan dan kemandirian pangan tersebut dirancang untuk melatih tanggung jawab, kedisiplinan, serta kerja sama antarsiswa. Melalui proses bercocok tanam, pelajar diajak memahami tahapan budidaya tanaman sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Ke depan, hasil panen cabai direncanakan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah maupun dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan kewirausahaan siswa.
Selain berdampak pada pembentukan karakter, gerakan ini juga memberikan manfaat ekologis. Lahan kosong di lingkungan sekolah kini lebih produktif dan hijau, menciptakan suasana belajar yang asri serta mendukung edukasi ketahanan pangan sejak dini.
Kepala SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana, mengatakan bahwa Gerakan Tanam Cabai merupakan bentuk nyata pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 500.1.1/2190/Eko tentang Sosialisasi Gerakan Menanam Cabai di Kabupaten Indramayu.
“Melalui Gerakan Tanam Cabai ini, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian lingkungan kepada anak-anak. Pramuka menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus membentuk keterampilan hidup. Harapannya, siswa belajar mencintai alam dan memahami pentingnya ketahanan pangan sejak dini,” ujar Ana, Jumat (6/2/2026).
Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan program serupa dengan menambah berbagai jenis tanaman produktif lainnya. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan SMPN 4 Sindang sebagai sekolah yang hijau, edukatif, serta memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.***M. Fikri Rianto




























