Bupati Turun Tangan Bersihkan Pantai, Sukabumi Rawat Gadobangkong Jelang Ramadan
Pemerintahan    Kamis 19 Februari 2026    18:11:02 WIBSUKABUMI - Semangat gotong royong terasa kental di kawasan Alun-alun Gadobangkong, Rabu (18/2/2026). Di bawah langit Palabuhanratu yang cerah, Asep Japar memimpin langsung aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, kalangan swasta, pelajar hingga masyarakat.
Didampingi Wakil Bupati Andreas dan Sekretaris Daerah Ade Suryaman, bupati tampak memungut sampah bersama peserta aksi, menyusuri garis pantai yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut digelar menjelang bulan suci Ramadan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik, terutama kawasan wisata pantai yang kerap dipadati pengunjung.
“Ini kewajiban kita bersama agar tingkat kesadaran bisa terus ditingkatkan. Kita harus memberikan rasa nyaman kepada para pengunjung. Jangan sampai tempat wisata dijadikan lokasi perahu mogok,” tegas Asep di sela kegiatan.
Menurutnya, menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Ia menilai, partisipasi lintas sektor dalam aksi tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan mulai tumbuh dan menguat.
Tak hanya bersih-bersih, Pemkab Sukabumi juga berencana melakukan penataan kawasan. Perahu-perahu nelayan yang terparkir di sekitar Alun-alun Gadobangkong akan ditertibkan dan diangkut agar tidak mengganggu estetika pantai serta kenyamanan pengunjung.
Asep mengakui, kawasan Gadobangkong masih memerlukan pemeliharaan yang lebih maksimal. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ia memastikan perawatan fasilitas publik tetap menjadi prioritas.
“Sayang jika fasilitas publik yang sudah dibangun tidak dirawat secara rutin. Walaupun ada efisiensi, pemeliharaan harus tetap terjaga,” ujarnya.
Melalui aksi bersih pantai ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap Gadobangkong tetap menjadi ruang publik yang bersih, tertib, dan ramah bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi wajah pariwisata Sukabumi.***Dadan Sundana




























