Dafin Azka Bersinar di FORWADES Cup 2026, Turnamen Catur Pelajar Kuningan Resmi Ditutup
Daerah    Minggu 08 Maret 2026    19:30:44 WIBKUNINGAN – Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai penutupan Lomba Catur antar SMP se-Kabupaten Kuningan dalam ajang FORWADES Cup 2026. Turnamen yang digelar Forum Wartawan Desa dan Sekolah (FORWADES) Kabupaten Kuningan itu resmi ditutup Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Sabtu (7/3/2026).
Dalam sambutannya, Tuti Andriani menyampaikan apresiasi kepada FORWADES beserta seluruh panitia yang telah menggagas dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen catur ini menjadi bukti bahwa insan pers juga memiliki peran dalam membina generasi muda melalui kegiatan yang edukatif.
Apalagi kegiatan itu berlangsung di bulan suci Ramadan. Ia menilai, perlombaan tersebut menjadi cara positif bagi para pelajar untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Walaupun kita sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini menjadi pengisian waktu yang sangat positif bagi para pelajar. Ini menunjukkan bahwa insan pers juga berkontribusi dalam mendukung pembinaan generasi muda,” ujarnya.
Selama pertandingan berlangsung, para peserta dinilai mampu menunjukkan kemampuan berpikir strategis, kesabaran, ketelitian, hingga sportivitas. Bagi Tuti, catur bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana melatih kecerdasan, konsentrasi, dan kemampuan mengambil keputusan secara bijak.
Ia pun berharap dari turnamen ini akan lahir pecatur-pecatur muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar berencana memberikan bantuan 50 papan catur melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan untuk mendukung pembinaan olahraga catur di kalangan pelajar.
Salah satu cerita menarik dalam turnamen ini datang dari Dafin Azka Aldric, pelajar asal Purwawinangun yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Ia berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas papan catur hingga meraih prestasi membanggakan.
Bakat catur Dafin sebenarnya sudah terlihat sejak masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar, saat usianya sekitar sembilan tahun. Ketika mengikuti lomba catur tingkat sekolah di Kecamatan Kuningan, ia mampu mengalahkan enam peserta lainnya dan keluar sebagai juara.
Sejak saat itu, minatnya terhadap catur semakin kuat. Ia terus mengasah kemampuan dengan mengikuti berbagai turnamen.
“Sejak kecil saya memang suka bermain catur. Saya ingin terus belajar dan mengikuti turnamen agar kemampuan saya semakin berkembang,” kata Dafin.
Untuk meningkatkan kemampuannya, Dafin rutin menjalani latihan daring tiga kali dalam sepekan dengan durasi sekitar dua jam setiap sesi. Dalam latihan tersebut, pelatih biasanya memberikan posisi bidak tertentu yang harus ia analisis dan jawab melalui notasi langkah permainan.
“Pelatih biasanya memberikan posisi bidak, misalnya langkah kuda, lalu saya diminta menjawab langkahnya melalui notasi,” tuturnya.
Di akhir acara, Wakil Bupati menyampaikan selamat kepada para pemenang dan berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia mengingatkan agar tidak berkecil hati karena kekalahan merupakan bagian dari proses belajar.
Ia berharap FORWADES Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang memperkuat sinergi antara insan pers, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah dalam melahirkan generasi muda yang cerdas, sportif, dan berprestasi.***Ading Permana




























