Jelang Lebaran, Pemkot Sukabumi Pastikan Harga dan Stok Pangan Tetap Aman
Pemerintahan    Jumat 13 Maret 2026    02:57:58 WIBSUKABUMI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Sukabumi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pusat perbelanjaan. Pemantauan dilakukan di Pasar Pelita dan Superindo Supermall pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan diikuti sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga pangan tetap terkendali serta stok kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia menjelang momentum Lebaran.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Yani Fitriyani, mengatakan bahwa pemantauan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pangan strategis yang biasanya dipicu oleh meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat menjelang hari raya.
“Biasanya menjelang hari besar keagamaan terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas pangan. Misalnya bawang merah dan daging ayam, yang diperkirakan bisa meningkat sekitar 10 persen dari kondisi normal,” ujar Yani.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga, meskipun masih dalam batas yang wajar.
Ia mencontohkan harga cabai rawit kecil yang sebelumnya berada di kisaran Rp80.000 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai merah yang sebelumnya Rp50.000 per kilogram kini mencapai sekitar Rp70.000 per kilogram.
“Untuk harga daging sapi dan kerbau saat ini berada di kisaran Rp150.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam relatif stabil. Telur ayam juga mengalami kenaikan dari Rp28.000 menjadi sekitar Rp31.000 per kilogram,” jelasnya.
Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, Ayep memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kota Sukabumi masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idulfitri.
“Memang rata-rata ada kenaikan, tapi mudah-mudahan tidak melonjak terlalu tinggi. Yang terpenting stok tetap tersedia dan masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan bahwa harga sejumlah komoditas di ritel modern seperti Superindo relatif lebih stabil dibandingkan pasar tradisional. Pemerintah pun akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pangan tetap lancar.***Dadan Sundana

























