Jelang Lebaran, Kapolres Karawang Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu
POLRI    Senin 16 Maret 2026    21:04:02 WIBKARAWANG – Senyum haru terpancar dari wajah Mak Nyai Nurhayati (66) dan Ibu Dasem (60) saat menerima kunci rumah baru mereka. Harapan akan tempat tinggal yang layak akhirnya terwujud setelah Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah meresmikan program Rumah Layak Huni (Rulahu) dan jembatan layak jalan di Dusun Krajan I, Desa Jatiwangi, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Senin (16/3/2026) sore.
Peresmian tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Polres Karawang terhadap masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Muspika Kecamatan Jatisari serta tokoh masyarakat setempat. Acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada dua warga penerima manfaat.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga hadir dalam aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
“Polres Karawang saat ini memiliki program pembangunan empat rumah layak huni dan empat jembatan layak jalan hingga menjelang Lebaran. Selain itu, kami juga merencanakan program bedah rumah di 28 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karawang hingga akhir tahun,” ujar Fiki.
Ia berharap program tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Camat Jatisari H. Surisno menyampaikan apresiasi atas langkah Polres Karawang yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya tinggal di hunian yang kurang layak.
“Kami berterima kasih kepada Kapolres Karawang dan jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Kini mereka memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan layak. Semoga program ini terus berlanjut,” katanya.
Selain meresmikan pembangunan rumah dan jembatan, Kapolres Karawang juga menyerahkan tali asih kepada 15 warga kurang mampu di sekitar lokasi sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke rumah yang telah direnovasi. Dari pantauan di lapangan, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Program ini pun menjadi simbol bahwa kehadiran negara dapat dirasakan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.***
























