Duka di Rel Bekasi Timur, Wali Kota Pastikan Penanganan Korban Jadi Prioritas
Peristiwa    Selasa 28 April 2026    16:25:51 WIBBekasi - Malam yang seharusnya berjalan biasa berubah menjadi kepanikan di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh sekitar pukul 20.55 WIB meninggalkan duka mendalam, sekaligus memicu respons cepat dari berbagai pihak.
Wali Kota Bekasi turun langsung ke lokasi kejadian tak lama setelah insiden terjadi. Ia hadir bersama Kapolda Metro Jaya dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal di tengah situasi yang masih mencekam.
Di bawah sorot lampu darurat dan suara sirene ambulans yang bersahutan, petugas gabungan dari PT KAI, KAI Commuter, Basarnas, kepolisian, TNI, BPBD, hingga tenaga medis berjibaku mengevakuasi korban dari rangkaian kereta yang rusak, terutama di bagian belakang KRL yang mengalami dampak paling parah.
“Prioritas utama kami malam ini adalah keselamatan dan penanganan korban. Semua harus tertangani cepat dan tepat,” ujar Wali Kota di sela peninjauan.
Data sementara yang disampaikan Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan adanya korban jiwa dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Para korban segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi yang terus berlangsung.
Ambulans terlihat hilir mudik tanpa henti, membawa korban dari lokasi kejadian. Sementara itu, petugas masih menyisir gerbong demi gerbong untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Pemerintah Kota Bekasi, menurut Wali Kota, telah mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Rumah sakit disiagakan, tenaga kesehatan ditambah, hingga sistem rujukan dipastikan berjalan tanpa hambatan.
“Kami tidak ingin ada korban yang terlambat tertangani. Semua rumah sakit di sekitar lokasi sudah kami siagakan,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada evakuasi, Pemkot Bekasi juga membuka posko informasi serta menyiapkan pendampingan bagi keluarga korban yang mulai berdatangan dengan wajah cemas, berharap kabar baik dari orang-orang terkasih mereka.
Di tengah situasi darurat, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak memadati lokasi kejadian. Ruang bagi petugas menjadi krusial agar proses penyelamatan dapat berjalan lancar.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Duka di rel Bekasi Timur menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama yang tak boleh diabaikan.***Red-Sam
























