Dari Layar Virtual, Aspirasi Warga Mekarasih Banyusari Menyapa Senayan
Pemerintahan    Rabu 06 Mei 2026    19:55:47 WIBKarawang - Keterbatasan ruang tak menyurutkan semangat warga Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, untuk menyuarakan harapan mereka. Ratusan warga antusias mengikuti kegiatan reses Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, drg. Hj. Putih Sari, yang digelar secara daring pada Rabu (6/5/2026).
Bertempat di lapangan futsal milik Hj. Retno, kegiatan ini menjadi ruang temu antara wakil rakyat di pusat dengan konstituennya di daerah. Meski terpisah jarak—Putih Sari mengikuti dari Jakarta—dialog tetap berlangsung hangat dan interaktif berkat dukungan perangkat teknologi yang memadai.
Dalam kesempatan tersebut, Putih Sari tak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menyampaikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat. Sebagai legislator yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih obat dan makanan yang aman.
“Kesadaran memilih produk yang aman dan bermutu adalah langkah awal menjaga kesehatan keluarga,” ujar Putih Sari dalam sambungan virtualnya.
Suasana dialog pun berlangsung dinamis. Warga menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Mulai dari kebutuhan peningkatan layanan kesehatan di tingkat desa, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, hingga harapan terhadap ketersediaan obat-obatan yang terjamin legalitasnya oleh BPOM.
Aspirasi tersebut disambut serius. Perwakilan pemerintah desa yang hadir mengapresiasi inisiatif reses daring ini sebagai bentuk adaptasi sekaligus komitmen wakil rakyat untuk tetap mendengar suara masyarakat di tengah keterbatasan.
Bagi warga Mekarasih, forum ini bukan sekadar pertemuan, melainkan jembatan harapan. Mereka berharap setiap suara yang telah disampaikan dapat dikawal hingga meja-meja pengambilan kebijakan di DPR RI.
Menutup kegiatan, tim Putih Sari menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi yang inklusif. Sebab bagi mereka, pembangunan yang tepat sasaran hanya bisa terwujud jika berangkat dari suara masyarakat itu sendiri.***Red-Man




























