Habbina
Kemarau Menguji Karawang, Belasan Ribu Warga di Empat Kecamatan Bertahan di Tengah Krisis Air Bersih
0 Komentar 139 pembaca
Keterangan Poto: Ilustrasi

Kemarau Menguji Karawang, Belasan Ribu Warga di Empat Kecamatan Bertahan di Tengah Krisis Air Bersih

Peristiwa

KARAWANG – Musim kemarau mulai menunjukkan dampak nyata di Kabupaten Karawang. Krisis air bersih kini melanda sedikitnya sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan. Sebanyak 12.155 jiwa dari 4.044 kepala keluarga (KK) terpaksa berjuang memenuhi kebutuhan air untuk memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.
Di tengah kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak. Hingga Selasa (28/7/2026), total 237.000 liter air bersih telah didistribusikan secara bertahap guna membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan air.
Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Usep Supriatna, mengatakan kekeringan akibat musim kemarau saat ini terjadi di Kecamatan Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, dan Telukjambe Barat. Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan agar distribusi bantuan dapat dilakukan sesuai kebutuhan warga.
"Kami terus melakukan distribusi air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak," ujar Usep.
Wilayah yang mengalami dampak paling besar berada di Kecamatan Tegalwaru. Dua desa, yakni Desa Kutalanggeng dan Desa Cintalanggeng, menjadi kawasan dengan jumlah warga terdampak terbanyak. Sebanyak 3.876 jiwa atau 1.386 KK mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD telah menyalurkan sekitar 130.000 liter air bersih ke wilayah tersebut.
Sementara itu, di Kecamatan Ciampel, krisis air melanda tiga desa, yaitu Desa Parungmulya, Desa Mulyasejati, dan Desa Kutanegara. Sebanyak 4.961 jiwa dari 1.585 KK terdampak kekeringan. Hingga saat ini, BPBD telah mengirimkan 52.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Pangkalan. Desa Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Sebanyak 1.728 jiwa atau 656 KK terdampak, dengan bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 39.000 liter.
Adapun di Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Wanakerta menjadi satu-satunya wilayah yang terdampak kekeringan. Sebanyak 1.590 jiwa atau 417 KK mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Untuk sementara, BPBD telah menyalurkan 16.000 liter air ke desa tersebut.
Usep menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Apabila jumlah wilayah terdampak bertambah atau kebutuhan masyarakat meningkat, BPBD memastikan siap menambah distribusi bantuan air bersih.
"Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada penambahan wilayah terdampak atau kebutuhan air bersih meningkat, BPBD siap menyalurkan bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," tegasnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian selama musim kemarau. Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa terus diperkuat agar penyaluran bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan secara cepat dan merata.
Krisis air bersih yang mulai meluas ini menjadi pengingat bahwa dampak musim kemarau tidak hanya mengancam sektor pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah dan warga, diharapkan kebutuhan air bersih tetap dapat terpenuhi hingga kondisi kembali normal.***Red-Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top