Habbina
Luragung Kembali Juara Bupati Cup 2026, Drama Penalti dan Gairah Sepak Bola Kuningan
0 Komentar 127 pembaca

Luragung Kembali Juara Bupati Cup 2026, Drama Penalti dan Gairah Sepak Bola Kuningan

Olah Raga

KUNINGAN – Gemuruh suporter memenuhi Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Selasa (1/9/2026). Di tengah atmosfer pertandingan yang penuh tekanan, Kecamatan Luragung akhirnya kembali mengangkat trofi Bupati Cup 2026 setelah menundukkan Kecamatan Ciawigebang melalui drama adu penalti.
Final berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling menekan. Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada gol yang mampu memecah kebuntuan.
Penentuan juara pun harus dilakukan dari titik putih.
Dalam drama adu penalti yang berlangsung menegangkan, Luragung akhirnya tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan. Gelar tersebut sekaligus mempertahankan status mereka sebagai juara bertahan Bupati Cup.
Sontak, para pemain, ofisial, dan suporter Luragung meluapkan kegembiraan. Tribun stadion yang dipenuhi pendukung Kecamatan Luragung pun berubah menjadi lautan perayaan.
Camat Luragung Deni Komara mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang begitu besar.
“Alhamdulillah, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, semuanya sangat mendukung. Memang di Luragung, bola itu nomor satu. Fanatismenya luar biasa,” kata Deni.
Besarnya antusiasme warga bahkan terlihat dari rombongan suporter yang datang langsung ke Stadion Mashud Wisnusaputra.
Menurut Deni, sedikitnya 10 bus diberangkatkan untuk mengantarkan masyarakat Luragung menyaksikan laga final.
“Walaupun sekarang kita dibatasi dengan kendaraan, antusias penonton tidak menyurutkan anak-anak Luragung untuk bisa menyaksikan dan akhirnya juara lagi,” ujarnya.
Bukan Sekadar Trofi
Bagi Luragung, keberhasilan mempertahankan gelar Bupati Cup bukan semata soal trofi. Kompetisi tersebut menjadi buah dari pembinaan sepak bola yang dilakukan secara berkelanjutan.
Deni menyebut pembinaan pemain telah berjalan melalui sekolah sepak bola atau SSB. Selain itu, masyarakat Luragung juga memiliki turnamen lokal Porgal Cup yang menjadi wadah bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
“Pembinaan kita rutin. Jadi dari segi usia, alhamdulillah kita dari SSB selalu ada,” katanya.
Motivasi pemain juga dijaga melalui pemberian bonus dalam setiap pertandingan. Setelah memastikan gelar juara Bupati Cup 2026, bonus khusus pun telah disiapkan.
“Ada, tiap pertandingan kita ada bonus dan hari ini ada bonus khusus,” ujar Deni.
Talenta Muda Mulai Dilirik Pesik
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menilai Bupati Cup 2026 tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga membuka ruang bagi munculnya talenta-talenta muda potensial.
Ia mengaku terkesan dengan penampilan sejumlah pemain sepanjang turnamen. Bahkan, manajemen Pesik Kuningan diminta memantau pemain yang dinilai layak mendapat kesempatan memperkuat tim kebanggaan masyarakat Kuningan tersebut.
“Saya bangga, semakin hari talenta muda Kuningan keren. Tadi saya lihat pemain terbaiknya bagus, saya sudah instruksikan manajer untuk direkrut,” kata Dian.
Ia menyebut beberapa pemain dari Luragung dan Ciawigebang memiliki potensi untuk masuk skuad Pesik Kuningan.
“Nomor 11, nomor 21 dari Luragung, dan dari Ciawi tadi juga ada. Keren! Saya catat tadi ada empat sampai lima orang yang pantas masuk skuad Pesik Kuningan,” ujarnya.
Dian juga mengingatkan bahwa semangat sportifitas harus dibangun bersama. Bukan hanya pemain yang dituntut menjaga sportivitas, tetapi juga para penonton.
“Jangan menuntut sportif itu dari pemain saja, tapi penonton juga,” katanya.
Ia berharap penyelenggaraan Bupati Cup secara rutin dapat membuat atmosfer kompetisi semakin dewasa dan tertib.
“Kalau sudah kita biasakan rutin, Bupati Cup ini sampai tahun ketiga, tahun keempat, insyaallah sudah semakin tertib,” ujar Dian.
Menurutnya, kompetisi yang konsisten juga dapat menjadi fondasi lahirnya basis suporter Pesik Kuningan yang semakin kuat.
Ciawigebang Tetap Dipuji
Meski Luragung keluar sebagai juara, Dian menilai Ciawigebang juga layak mendapatkan apresiasi atas perjuangan mereka hingga partai final.
“Saya kira ini dua-duanya juara hari ini, mungkin Dewi Fortuna kurang beruntung saja. Selamat kepada Luragung dan Ciawigebang, dan selamat juga pada juara 3 dan juara 4,” katanya.
Ia berharap turnamen tersebut menjadi bagian dari pembinaan sepak bola yang dilakukan secara konsisten di Kabupaten Kuningan.
“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita untuk terus berlatih meningkatkan kualitas sepak bola di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Bupati Cup 2027, Hadiah Naik
Dukungan terhadap sepak bola Kuningan juga datang dari Andi Gani Nena Wea. Ia mendorong agar Bupati Cup kembali digelar dengan akses penonton gratis.
“Tahun depan juga harus gratis, karena antusiasnya lebih bagus kalau gratis. Luar biasa sekarang penonton, saya tidak tahu berapa ribu tadi,” kata Andi Gani.
Ia juga mengapresiasi dukungan insan pers yang ikut mempublikasikan perjalanan Bupati Cup 2026.
“Insyaallah, mohon doanya sepak bola Kuningan harus maju, harus menjadi kiblat Jawa Barat sebelah timur,” tuturnya.
Tak hanya sepak bola, Andi Gani berharap cabang olahraga prestasi lainnya di Kuningan turut berkembang.
Untuk Bupati Cup 2027, ia bahkan menjanjikan peningkatan hadiah.
“Hadiah tahun depan ditambah sama Bang Andi: Juara 1 Rp25 juta, Juara 2 Rp20 juta, Juara 3 Rp15 juta!” katanya.
Persib Legend Ikut Meriahkan Final
Sebelum laga final Bupati Cup, masyarakat disuguhi pertandingan eksibisi antara Forkopimda Kuningan melawan Persib Legend.
Laga tersebut berlangsung santai namun tetap menarik perhatian penonton. Persib Legend akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.
Bupati Dian Rachmat Yanuar turut ambil bagian dalam pertandingan tersebut dan bermain bersama sejumlah legenda Persib.
Pertandingan eksibisi itu menjadi hiburan tersendiri sekaligus mempertemukan para pejabat daerah dengan mantan pemain klub kebanggaan Jawa Barat.
Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian doorprize gratis bagi masyarakat. Sejumlah hadiah seperti kulkas, motor listrik, hingga sepeda motor Honda Beat disiapkan panitia.
Kejutan terbesar datang dari Andi Gani yang menghadirkan hadiah perjalanan umrah melalui undian.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan.
Pada penghujung acara, para pemain Luragung menerima medali dan mengangkat piala di hadapan pendukungnya.
Luragung kembali menjadi juara. Namun lebih dari sekadar trofi, Bupati Cup 2026 memperlihatkan bahwa sepak bola telah menjadi bagian dari gairah masyarakat Kuningan—sekaligus membuka harapan lahirnya talenta-talenta lokal yang kelak membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.***Red-Ading Permana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top