Habbina
Hari Santri Nasional 2026, Subang Beri Apresiasi Santri Berprestasi hingga Kancah Internasional
0 Komentar 150 pembaca

Hari Santri Nasional 2026, Subang Beri Apresiasi Santri Berprestasi hingga Kancah Internasional

Pemerintahan

SUBANG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Subang menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para santri yang telah menorehkan prestasi di berbagai bidang, mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Peringatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Subang, Kamis (22/10/2026), tersebut mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Subang Ngabret Indonesia Emas”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap kontribusi generasi santri dalam membangun masa depan bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh agama.
Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, ditegaskan bahwa peringatan Hari Santri harus menjadi pengingat atas besarnya peran ulama dan santri dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Namun, perjuangan tersebut tidak cukup hanya dikenang melalui kegiatan seremonial. Semangat pengabdian para pendahulu harus diteruskan melalui karya, prestasi, dan kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Santri tidak boleh merasa kecil dan tidak boleh membatasi diri. Santri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, selama terus belajar dengan sungguh-sungguh,” demikian pesan dalam amanat Menteri Agama.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki kesempatan yang luas untuk berkembang dan mengambil peran strategis di berbagai sektor kehidupan. Dengan bekal ilmu agama, pendidikan, serta akhlak yang kuat, santri diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu melahirkan inovasi juga menjadi perhatian. Hal ini dinilai penting untuk menyiapkan generasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pesantren pun memiliki posisi strategis dalam proses tersebut. Selain menjadi pusat pendidikan agama, pesantren berperan membentuk karakter, menanamkan kemandirian, serta membangun nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Santri Berprestasi Jadi Kebanggaan Kabupaten Subang
Suasana peringatan Hari Santri Nasional 2026 semakin bermakna dengan pemberian penghargaan kepada pondok pesantren dan santri yang berhasil mengukir prestasi di berbagai bidang.
Apresiasi juga diberikan atas kreativitas dan kontribusi dalam menciptakan Senam Santri Subang Ngabret Tahun 2026 kepada H. Jijib Mujiburrohman, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I., dan K.H. Ahmad Sobari Al-Fauzi, S.Pd., M.M.Pd.
Salah satu prestasi yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Nissa Ainun Mahya, siswi MTsN 1 Subang, yang meraih juara pertama cabang karate pada kejuaraan internasional SENKAIDO Series VIII 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 15–18 Oktober 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri mampu berkembang tidak hanya dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga olahraga. Pencapaian di tingkat internasional ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi lingkungan pendidikan dan masyarakat Kabupaten Subang.
Penghargaan juga diberikan kepada Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsiang yang berhasil meraih juara pertama lomba Coral Speaking antarpesantren tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa lingkungan pesantren terus mendorong santri untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, keberanian, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan di era modern.
Sementara itu, dalam Lomba Bedah Kitab Tijan Ad-Darori pada peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Subang 2026, juara pertama diraih Siti Nur Awwaliyah dari Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsiang.
Juara kedua diraih Dendi Adriansyah dari Pondok Pesantren Miftahul Hikmah Pagaden, sedangkan juara ketiga diraih Nurul Afifatul Wafiyabb dari Pondok Pesantren Az-Zahra Cibatu, Tanjungsiang.
Berbagai pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa tradisi keilmuan pesantren tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Para santri terus didorong untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mengembangkan potensi diri agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kontingen PORSADIN Siap Berlaga di Tingkat Provinsi
Selain memberikan penghargaan kepada santri berprestasi, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 juga diisi dengan pelepasan kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (PORSADIN) Kabupaten Subang yang akan mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cianjur.
Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten Subang dari Bupati kepada ketua kontingen. Prosesi dilanjutkan dengan pemakaian jaket kontingen kepada ofisial dan dua atlet sebagai simbol kesiapan untuk mengikuti kompetisi.
Keikutsertaan kontingen tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Subang di tingkat provinsi.
Momentum ini juga menegaskan bahwa pendidikan di lingkungan keagamaan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi turut memberikan ruang bagi pengembangan bakat, kreativitas, olahraga, dan seni.
Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Santri sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong serta melanjutkan perjuangan para ulama, santri, dan pahlawan bangsa.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Subang pun menjadi pengingat bahwa masa depan daerah dan bangsa turut ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
Dengan dukungan pesantren, keluarga, pemerintah, dan masyarakat, para santri diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi, meraih prestasi, serta mengambil bagian dalam pembangunan.
Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Hari Santri menjadi ruang untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, penggerak perubahan, sekaligus generasi penerus yang siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Subang dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.***Ahas

Author

Editor Tarman Suherman
Profil Editor Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top