Habbina
Dorong Petani Lebih Sejahtera, Wabup Sukabumi Luncurkan Sekolah Lapang Padi Modern
0 Komentar 155 pembaca

Dorong Petani Lebih Sejahtera, Wabup Sukabumi Luncurkan Sekolah Lapang Padi Modern

Pemerintahan

SUKABUMI – Harapan meningkatkan hasil panen sekaligus kesejahteraan petani terus didorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satu upayanya melalui penerapan teknologi pertanian modern yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi hingga lebih dari 10 ton per hektare.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat meluncurkan Sekolah Lapang Penerapan Tanam Padi Pertanian Modern-Advance Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Cijambe Girang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Jumat (30/10/2026).
Andreas menegaskan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Sukabumi, khususnya pengembangan agroindustri yang berkaitan erat dengan potensi pertanian daerah.
Menurutnya, peningkatan produksi harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan demikian, profesi petani semakin menjanjikan dan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
"Petani harus dibuat senang dan sejahtera. Sehingga banyak yang mau menjadi petani," tegasnya.
Ia berharap penerapan metode tanam padi PM-AAS dapat membuka peluang lebih besar bagi petani untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Dengan produktivitas yang meningkat, pendapatan petani diharapkan ikut terdongkrak.
"Kalau dilihat dari hasilnya, petani bisa lebih sejahtera," ujarnya.
Atas dasar itu, Andreas menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan sekolah lapang PM-AAS di Kabupaten Sukabumi. Program tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan inovasi teknologi pertanian sekaligus mendorong petani meningkatkan hasil produksi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas inisiatif dan dukungannya dalam mengembangkan teknologi pertanian modern di Kabupaten Sukabumi.
Andreas meminta perangkat daerah terkait terus mendampingi petani, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar produksi, seperti pupuk dan benih. Ia menekankan agar setiap kendala yang dihadapi petani segera ditangani sehingga tidak menghambat kegiatan usaha tani.
"Ketika ada kesulitan di para petani, harus segera diselesaikan. Kami sangat berterima kasih kepada petani yang masih semangat bertani," ungkapnya.
Produktivitas Padi Tembus 11,2 Ton per Hektare
Sementara itu, Ketua Kelompok Substansi Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Tanaman pada Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Nani Suwarni, mengungkapkan bahwa penerapan metode PM-AAS telah menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.
Bahkan, hasil panen di Kecamatan Palabuhanratu dan Waluran dilaporkan mencapai 11,2 ton per hektare, melampaui target produktivitas yang ditetapkan sebesar 10 ton per hektare.
"Target produktivitas penerapan tanam padi PM-AAS ini 10 ton per hektare, namun hasil panen di Kecamatan Palabuhanratu dan Waluran tembus 11,2 ton per hektare. Makanya, metode ini akan diterapkan di Sukabumi," jelasnya.
Berbekal capaian tersebut, sekolah lapang PM-AAS direncanakan diperluas hingga menjangkau 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Melalui program ini, petani diharapkan dapat mempelajari secara langsung teknik budidaya yang diterapkan dalam sistem pertanian modern.
Nani menyebutkan, kegiatan sekolah lapang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pekan berikutnya. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan agar program tersebut berjalan optimal dan berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.
"Minggu depan dimulai sekolah lapangnya. Mohon dukungannya semua demi perwujudan swasembada pangan di Indonesia," terangnya.
Petani Diajak Belajar dan Berinovasi
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, menambahkan bahwa sekolah lapang merupakan metode pembelajaran yang mengajak petani belajar bersama untuk meningkatkan kemampuan budidaya dan produktivitas pertanian.
Melalui pendekatan tersebut, petani tidak hanya diperkenalkan pada inovasi teknologi, tetapi juga memperoleh kesempatan memahami perbedaan teknik penanaman yang diterapkan dalam pola PM-AAS.
Menurut Aep, peluncuran sekolah lapang ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat petani dalam meningkatkan produksi padi di tengah tantangan sektor pertanian yang terus berkembang.
"Launching ini memberikan semangat untuk semuanya. Pola ini dilakukan supaya bisa survive hasil produksi di atas 10 ton per hektare," pungkasnya.
Dengan perluasan sekolah lapang ke berbagai kecamatan, penerapan PM-AAS diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Lebih dari sekadar meningkatkan angka produksi, program ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi petani melalui hasil panen yang lebih baik dan peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.***Dadan Sundana

Author

Editor Tarman Suherman
Profil Editor Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top