Dari Lahan Bermasalah Menuju Harapan Baru bagi Masyarakat Kecil
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    05:53:14 WIBBekasi -Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kali ini, langkah tersebut diwujudkan melalui rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat—sebuah wilayah yang sebelumnya lekat dengan catatan kelam persoalan hukum.
Lahan yang akan dimanfaatkan merupakan area eks proyek Meikarta yang sempat terseret kasus suap perizinan pembangunan. Di tengah stigma sebagai “lahan eks korupsi”, pemerintah berupaya mengubah wajah kawasan tersebut menjadi simbol pemulihan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, turun langsung meninjau dua titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan rusun subsidi. Kedua lokasi tersebut berada di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, serta Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Masing-masing lahan memiliki luas sekitar 10 hektare dan dinilai strategis untuk pengembangan hunian vertikal.
Di atas lahan tersebut, Kementerian PKP merancang pembangunan sekitar 18 tower rumah susun. Tidak sekadar membangun tempat tinggal, pemerintah juga menyiapkan konsep kawasan hunian terpadu yang mengedepankan kelayakan hidup. Beragam fasilitas pendukung akan disertakan, mulai dari sekolah, klinik kesehatan, taman bermain anak, hingga sarana olahraga bagi warga.
Menurut Maruarar, pembangunan rusun subsidi ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa negara hadir untuk memberikan hunian yang manusiawi bagi MBR. “Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik, bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan,” ujar Maruarar saat peninjauan. (21/1).
Lebih dari sekadar proyek fisik, rencana ini membawa pesan sosial yang kuat. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, sekaligus mengubah ruang yang pernah bermasalah menjadi sumber harapan baru.
Jika terealisasi sesuai rencana, rusun subsidi di kawasan Meikarta tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan hunian, tetapi juga simbol transformasi—dari bayang-bayang masa lalu menuju masa depan yang lebih adil dan bermartabat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.***Samsudin







Ada 1 Komentar untuk Berita Ini