Kang Rey Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi Saat Tinjau Banjir di Ciasem
Peristiwa    Minggu 25 Januari 2026    03:02:58 WIBSUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Ciasem, Sabtu (24/01/2026). Kunjungan tersebut dilakukan menyusul bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Subang akibat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir.
Selain Ciasem, banjir juga terjadi di Kecamatan Pamanukan dan Blanakan. Namun, kondisi terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Ciasem akibat jebolnya tanggul, yang mengakibatkan genangan air merendam permukiman warga di wilayah Ciasem Tengah dan Ciasem Hilir.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang serta Camat Ciasem. Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, mulai dari makanan hingga obat-obatan. Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan bisa segera sampai kepada warga,” ujar Kang Rey.
Kang Rey menjelaskan, banjir di Kecamatan Blanakan lebih banyak berdampak pada area persawahan, sementara di Pamanukan banjir terjadi di belakang Yogya Swalayan dengan kondisi yang relatif tidak terlalu parah.
“Parahnya memang di Kecamatan Ciasem, khususnya di Ciasem Tengah dan Ciasem Hilir, karena tanggul yang jebol,” jelasnya.
Kepada warga terdampak, Kang Rey memastikan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang hadir untuk membantu, termasuk dalam pengurusan dokumen penting yang hilang atau rusak akibat banjir.
“Kami akan membantu masyarakat yang kehilangan dokumen kependudukan, ijazah, hingga sertifikat tanah. Pak Camat segera lakukan pendataan dan komunikasikan dengan instansi terkait agar hak masyarakat tetap terjamin,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan bahwa Pemkab Subang akan terus mendorong perbaikan dan pembangunan tanggul sebagai langkah pencegahan agar bencana serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Wilayah ini memang berada di cekungan, sehingga rawan banjir. Namun penyebab utama kali ini adalah tanggul yang jebol. Meski pembangunan tanggul bukan kewenangan langsung pemerintah daerah, kami akan mendorong pihak developer bersama BBWS untuk segera melakukan perbaikan, mengingat intensitas hujan masih tinggi,” terangnya.
Di akhir kunjungan, Kang Rey mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar kondisi segera membaik dan Kabupaten Subang dijauhkan dari bencana.
“Mari kita berdoa bersama, memohon kepada Allah SWT agar air segera surut dan curah hujan menurun. Doa adalah ikhtiar yang tidak boleh kita tinggalkan,” pungkasnya.***Ahas




























