Wabup Sumedang Apresiasi Revitalisasi Pendidikan Persis, Dorong Lahirnya Generasi Unggul
Pendidikan    Minggu 25 Januari 2026    05:21:00 WIBSUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia serta Pimpinan Daerah Persatuan Islam (Persis) atas diresmikannya hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam di Kabupaten Sumedang, Sabtu (24/1/2026).
Wabup Fajar menilai program revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru tersebut merupakan bentuk pendidikan stimulan yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumedang.
“Ini merupakan pendidikan stimulan. Bagi kami di Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kolaborasi seperti ini akan terus diperkuat untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat Sumedang,” ujar Fajar.
Ia menegaskan, program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, khususnya dalam perbaikan ruang-ruang kelas yang membutuhkan renovasi dan revitalisasi.
“Harapannya, anak-anak di masa depan dapat teredukasi dengan baik. Pemerintah daerah akan terus berkolaborasi untuk memastikan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wabup Fajar menekankan bahwa ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengajaran. Disiplin, inovasi, serta kreativitas dalam proses belajar mengajar dinilai menjadi faktor penting dalam mencetak lulusan yang berdaya saing.
“Gedung sekolah ini merupakan aset berharga. Saya meminta kepada kepala sekolah dan para guru untuk menjaga serta merawatnya dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan Pusat Persatuan Islam, KH Jeje Zaenudin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, atas komitmen kuat dalam penguatan dan pemberdayaan sektor pendidikan nasional. Ia menilai kebijakan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, bermutu, berkualitas, dan berkarakter.
“Tanpa kemauan politik yang kuat, meskipun anggaran besar dan sumber daya mencukupi, cita-cita besar pendidikan tidak akan terwujud,” ujarnya.
KH Jeje menegaskan bahwa sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, Persatuan Islam berkomitmen untuk turut menyukseskan cita-cita negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya saing.
Ia juga berharap Kabupaten Sumedang tidak hanya dikenal sebagai daerah produsen tahu, tetapi berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan di Jawa Barat. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dan berbagai elemen masyarakat, termasuk Persatuan Islam, diyakini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Alhamdulillah, kolaborasi dan sinergi melalui pembangunan Unit Sekolah Baru serta revitalisasi sekolah yang sudah ada kini telah terwujud. Kita berkumpul di Kota Pengetahuan ini, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Wakil Bupati,” tuturnya.
Menutup sambutannya, KH Jeje Zaenudin menekankan pentingnya transformasi dunia pendidikan. Ia mengingatkan bahwa jika pada masa awal kemerdekaan fokus utama adalah pemerataan akses pendidikan, maka saat ini tantangan utama adalah peningkatan kualitas pendidikan agar mampu melahirkan generasi bangsa yang unggul dan gemilang.***Cece Ruhiyat




























