Perbaiki Jalan Berlubang, Relawan Turun Tangan Selamatkan Nyawa di Jalur Pantura Jatisari
Sosial    Minggu 25 Januari 2026    12:21:06 WIBKARAWANG- Kepedulian terhadap keselamatan sesama kembali ditunjukkan oleh Tim Relawan KDM Hijige Maung. Pada Minggu, 25 Januari 2026, para relawan menggelar kegiatan sosial pengarugan jalan berlubang di wilayah Cikalongsari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, tepatnya di jalur Pantura yang selama ini dikenal padat dan rawan kecelakaan.
Aksi ini lahir dari keprihatinan mendalam para relawan melihat kondisi jalan yang rusak parah dan belum juga mendapat penanganan. Lubang-lubang besar di badan jalan kerap luput dari perhatian, padahal jalur tersebut menjadi lintasan utama kendaraan berat, angkutan umum, hingga pengendara roda dua.

Menurut keterangan warga sekitar, kondisi jalan berlubang itu sering memicu kecelakaan fatal, bahkan tidak jarang menelan korban jiwa. Terlebih pada malam hari dan saat hujan, lubang jalan sulit terlihat dan sangat membahayakan pengguna jalan.
Berangkat dari kondisi tersebut, Tim Relawan KDM Hijige Maung secara swadaya melakukan pengarugan dengan material seadanya, demi meminimalisir risiko kecelakaan. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari unsur Muspika Kecamatan Jatisari, sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif kemanusiaan yang dilakukan masyarakat.
Salah satu relawan, Riko, menuturkan bahwa aksi ini murni didorong oleh panggilan hati.
“Kami tergerak karena sudah terlalu sering mendengar kabar kecelakaan di titik ini. Jalan belum diperbaiki, sementara korban terus berjatuhan. Kami tidak bisa tinggal diam. Minimal dengan pengarugan ini, bisa mengurangi risiko dan menyelamatkan nyawa pengguna jalan,” ujar Riko di sela kegiatan.
Ia menegaskan, para relawan tidak bermaksud menggantikan peran pemerintah, melainkan hadir sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dalam kondisi darurat.
“Ini bukan solusi permanen, tapi setidaknya langkah kecil ini bisa membantu. Harapan kami, pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, Masnim, perwakilan Muspika Kecamatan Jatisari yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para relawan.
“Kami mengapresiasi kepedulian Tim Relawan KDM Hijige Maung. Ini contoh nyata gotong royong dan empati sosial. Pemerintah kecamatan tentu mendukung dan akan meneruskan laporan kondisi jalan ini ke instansi terkait agar segera ditindaklanjuti,” ungkap Masnim.
Ia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur Pantura, khususnya di titik-titik rawan kerusakan jalan.
Aksi sosial ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Di tengah keterbatasan dan belum optimalnya penanganan, kehadiran relawan dengan kepedulian tulus menjadi secercah harapan bagi pengguna jalan. Dari Jatisari, pesan kemanusiaan itu bergema: ketika negara belum sempat hadir, solidaritas warga menjadi penyangga keselamatan.***Iyang




























