Habbina
300 Meter yang Terasa Terlalu Jauh: Banjir Jayanegara Menjerat Mobilitas dan Ekonomi Warga
0 Komentar 120 pembaca

300 Meter yang Terasa Terlalu Jauh: Banjir Jayanegara Menjerat Mobilitas dan Ekonomi Warga

Peristiwa

KARAWANG – Banjir yang merendam akses jalan utama Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, kini tidak hanya melumpuhkan aktivitas warga, tetapi juga memicu krisis mobilitas yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Akses penghubung dari Ciketeng menuju wilayah Wagir Lumbung terendam air dan tak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam kondisi darurat tersebut, warga terpaksa mengandalkan ojek roda sebagai satu-satunya sarana penyeberangan.

Ironisnya, untuk menempuh jarak sekitar 300 meter, warga harus merogoh kocek hingga Rp30.000 sekali jalan. Biaya ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi mereka yang harus bolak-balik bekerja, mengurus keluarga, hingga memenuhi kebutuhan logistik harian.

Odang, salah seorang warga terdampak, mengaku tidak memiliki pilihan lain selain membayar mahal agar tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari.

“Saya dari Ciketeng mau nyeberang ke Wagir Lumbung. Naik ojek roda, bayarnya Rp30.000 sekali jalan,” ujar Odang, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, tarif tersebut terasa tidak sebanding dengan jarak tempuh yang sangat dekat.

“Jaraknya dekat, cuma sekitar kurang lebih 300 meter. Tapi karena banjir, jadi mahal dan susah,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi potret nyata bahwa banjir tidak lagi sekadar bencana alam musiman. Di Jayanegara, banjir telah menjelma menjadi beban ekonomi, krisis akses, sekaligus cerminan lemahnya kesiapan infrastruktur di wilayah rawan genangan.

Warga pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan solusi konkret, mulai dari pembukaan akses darurat, penyediaan transportasi penyeberangan gratis, hingga percepatan perbaikan jalan. Tanpa langkah cepat, masyarakat akan terus menanggung biaya tinggi hanya untuk melintasi jarak yang seharusnya mudah dan terjangkau.

Bagi warga Jayanegara, banjir kini bukan lagi sekadar musibah tahunan, melainkan ancaman serius terhadap keberlangsungan hidup dan aktivitas ekonomi sehari-hari.***Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top