Perkuat Keamanan Pangan MBG, BGN Gelar Sosialisasi Rapid Test Food Security di Kota Sukabumi
Pemerintahan    Selasa 27 Januari 2026    22:44:14 WIBKOTA SUKABUMI – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Bogor yang menaungi Kota Sukabumi dan enam daerah lainnya, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Penggunaan Rapid Test Food Security Kit, Selasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.
Rakor ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait prosedur teknis penggunaan alat, pemahaman akurasi parameter, serta praktik simulasi pengujian mandiri menggunakan rapid test food security kit.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Sukabumi, Yani Fitriyani, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa rakor ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Koordinasi menjadi kunci agar pelaksanaan MBG berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pelaksana di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Sukabumi Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Andri Setiawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, menegaskan bahwa kegiatan rakor dan sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir berbagai risiko dalam pelaksanaan program MBG.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi penggunaan rapid test food security kit yang diikuti oleh kepala dapur dan tenaga ahli gizi ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia, dan berawal dari inisiasi DKP3 Kota Sukabumi.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dilakukan sosialisasi rapid test kit ini. Alhamdulillah, di Kota Sukabumi terdapat 46 SPPG dan sejauh ini pelaksanaan MBG berjalan aman dan terkendali,” ungkap Andri.
Ia menambahkan, dengan adanya alat rapid test yang diberikan oleh BGN, seluruh peserta diharapkan mampu memahami serta mengaplikasikan penggunaannya secara tepat dalam mendukung keamanan pangan program MBG.
“Oleh sebab itu dilakukan pelatihan ini, semoga seluruh peserta dapat memahami dan menggunakan alat rapid test food security dengan baik,” tandasnya.***Dadan Sundana




























