Bupati Lucky Hakim Turun Langsung, Pastikan Warga Indramayu Tak Sendiri Hadapi Banjir
Sosial    Kamis 29 Januari 2026    05:30:58 WIBIndramayu-Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Indramayu sejak Senin malam hingga Selasa (26–27 Januari 2026) meninggalkan dampak serius. Buruknya sistem drainase memperparah kondisi, menyebabkan banjir genangan meluas di Kecamatan Indramayu dan sekitarnya.
Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak paling parah. Genangan air setinggi 30 hingga 90 sentimeter merendam ratusan rumah warga serta fasilitas umum, memaksa aktivitas masyarakat lumpuh.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, tepatnya di Perumahan Bumi Dermayu Indah (BDI) 2 dan 3, Rabu (28/1/2026). Hingga siang hari, ratusan rumah di kawasan tersebut masih terendam air, dengan sebagian warga bertahan di dalam rumah sambil menyelamatkan barang-barang berharga.
Usai dari BDI, Bupati Lucky Hakim melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Margadadi, Perumahan Cidayu. Kondisinya tak jauh berbeda. Genangan banjir masih merendam ratusan rumah warga, menyisakan keprihatinan mendalam.
Rombongan kemudian bergerak ke Perumahan Marga Mekar dan beberapa wilayah lainnya yang juga terdampak banjir dengan kondisi hampir serupa.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Maulana Malik, Ketua Baznas Indramayu Dr. H. Aspuri, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak, Bupati Lucky Hakim menyalurkan 1.000 paket sembako yang bersumber dari Baznas Indramayu. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menerjunkan tim medis untuk memantau kondisi kesehatan warga, menyusul mulai munculnya keluhan seperti gatal-gatal, demam, hingga gangguan kesehatan lainnya akibat genangan air yang belum surut.
Di hadapan warga, Lucky Hakim menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat, terutama percepatan penyedotan air di kawasan permukiman.
“Untuk saat ini kita lakukan penyedotan air di lokasi yang terdampak banjir,” ujar Lucky Hakim.
Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan upaya penanganan akan terus dilakukan sembari menyiapkan langkah jangka panjang guna mencegah banjir serupa terulang di kemudian hari.***M. Fikri Rianto




























