Habbina
Wabup Subang Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Subang Putus Sekolah
0 Komentar 153 pembaca

Wabup Subang Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Subang Putus Sekolah

Pendidikan

SUBANG - Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Subang, yang digelar di Aula Kolam Renang Curug Ciwideng, Kecamatan Cijambe, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan Rakerkab APSI Subang diawali dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Drs. H. Thodin, M.Si. (Wasmad). Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadhan, bulan penuh keberkahan, ampunan, dan limpahan rahmat Allah SWT. Ia mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara spiritual, meningkatkan kualitas ibadah, serta meneguhkan keikhlasan dalam menjalankan amanah, termasuk amanah di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menekankan peran strategis pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Subang.

Ia menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sektor pendidikan ditentukan oleh dua indikator utama, yakni rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

“IPM pendidikan kita ditentukan oleh dua hal, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Harapan kita 12 tahun, bahkan sampai perguruan tinggi, sementara rata-rata lama sekolah kita masih di angka 7,46. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” tegasnya.

Kang Akur menitipkan harapan besar kepada seluruh pengawas sekolah agar memastikan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Subang yang putus sekolah. Menurutnya, saat ini tidak ada alasan bagi anak-anak Subang untuk tidak melanjutkan pendidikan.

“Saya titipkan kepada bapak ibu pengawas, di tangan bapak ibu inilah keberlanjutan sekolah anak-anak kita. Tidak boleh lagi ada anak yang tidak sekolah di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menghadirkan berbagai bentuk dukungan untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa kelas I SD dan kelas VII SMP, meskipun masih dilaksanakan secara bertahap.

“Kalau alasan tidak ada bekal, sekarang ada makan bergizi gratis. Di Pemda Subang, kelas I SD dan kelas VII SMP sudah kita berikan seragam gratis, walaupun bertahap. Tahun depan insyaallah bisa lebih baik,” jelasnya.

Selain dukungan sosial, Kang Akur juga menyoroti perbaikan infrastruktur sebagai upaya memperkuat aksesibilitas pendidikan. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah memperbaiki sekitar 92 kilometer jalan, sehingga hambatan akses menuju sekolah dapat diminimalisasi.

“Sekarang akses jalan sudah luar biasa. Tahun 2025, 92 kilometer jalan sudah diperbaiki. Jadi tidak ada lagi alasan akses untuk anak-anak tidak sekolah,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa persoalan akurasi data masih menjadi tantangan yang harus segera dibenahi. Kang Akur meminta pengawas sekolah memastikan data anak putus sekolah benar-benar valid, mutakhir, dan berbasis by name by address.

“Yang perlu kita perbaiki sekarang adalah data. Mana anak yang benar-benar putus sekolah, mana yang sudah tidak ada, semua harus by name by address. Data ini penting untuk menentukan tindak lanjut program pendidikan,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Kang Akur juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pasti dilakukan terhadap seluruh sekolah.

“Saya ingatkan, semua sekolah pasti akan diaudit BPK. Tolong sampaikan kepada kepala sekolah agar penggunaan dana BOS betul-betul sesuai juklak dan juknis. Tujuan baik belum tentu benar secara aturan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik penggunaan dana BOS yang melanggar ketentuan, termasuk untuk menjamu tamu atau keperluan lain di luar aturan, meskipun dengan alasan menghormati pihak tertentu.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Subang berharap Rakerkab APSI Subang Tahun 2026 dapat menghasilkan program kerja yang konkret, berkualitas, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Subang.

“Duduk bersama hari ini tujuannya satu, meningkatkan kualitas pendidikan Kabupaten Subang. Transformasi pendidikan dimulai dari kita semua,” pungkasnya.***Red Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top