Sekolah Berbasis Montessori Resmi Hadir di Sukabumi, Harapan Lahirkan Generasi Tangguh dan Berkarakter
Pendidikan    Sabtu 14 Februari 2026    04:26:52 WIBKOTA SUKABUMI - Dunia pendidikan di Kota Sukabumi kembali bertambah dengan hadirnya sekolah berbasis metode montessori. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali meresmikan Praditya Adhigana Global School di kawasan Grand Cikareo, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, serta Bupati Sukabumi Asep Japar.
Pendiri Praditya Adhigana Global School, Laksamana TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman, menegaskan bahwa sekolah ini didirikan dengan visi membentuk pelajar yang memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta ketangguhan sejak usia dini.

“Sekolah ini kami rancang bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya.
Sekolah tersebut mengusung metode montessori yang menitikberatkan pada kebebasan terarah serta penghormatan terhadap perkembangan alami anak, baik secara fisik, sosial, emosional, maupun kognitif. Fasilitas modern yang tersedia dirancang untuk mendukung eksplorasi, kreativitas, dan pembelajaran interaktif.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi berharap kehadiran Praditya Adhigana Global School mampu melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
Menurutnya, pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk anak-anak Indonesia yang tangguh menghadapi perubahan zaman. Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian penggunaan teknologi digital agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak.
Sementara itu, Kasal Muhammad Ali menekankan pentingnya sinergi antara berbagai elemen bangsa dalam membangun sumber daya manusia berkualitas sejak usia dini. Pendidikan, kata dia, merupakan investasi strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
“Kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat dunia,” tegasnya.
Usai prosesi peresmian, Kasal bersama Gubernur Jawa Barat dan rombongan meninjau sejumlah ruang kelas serta fasilitas pendukung lainnya. Mereka menyaksikan langsung simulasi kegiatan belajar mengajar yang berlangsung interaktif, mencerminkan pendekatan pendidikan yang humanis dan adaptif terhadap kebutuhan anak.***Dadan Sundana

























