Hangatnya Kepedulian di Gedung Juang, Pemkab Lebak Apresiasi Santunan untuk Anak Yatim
Pemerintahan    Sabtu 21 Februari 2026    21:30:36 WIBLebak – Kepedulian terhadap sesama kembali tumbuh dari tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial santunan anak yatim yang digelar di Gedung Juang, Rangkasbitung, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan yang diinisiasi keluarga Bapak Khoirul Anam tersebut dinilai sebagai wujud nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat berakar di tengah masyarakat Lebak.
Plt. Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Pemkab Lebak, Iyan Fitriyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan keluarga besar Khoirul Anam sejalan dengan spirit religius untuk menjadi umat terbaik yang membawa manfaat bagi sesama.
“Apa yang diinisiasi oleh Bapak Khoirul Anam beserta keluarga besar, rasanya tidak berlebihan jika ini sejalan dengan spirit menjadi entitas terbaik yang menyeru kepada kebaikan,” ujarnya di hadapan para tamu dan anak-anak yatim yang hadir.
Menurut Iyan, perhatian terhadap anak yatim bukan hanya bentuk empati sosial, tetapi juga investasi kemanusiaan jangka panjang. Ia menekankan bahwa masa depan anak-anak yatim harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lebak, lanjutnya, akan terus berikhtiar meningkatkan derajat anak-anak yatim melalui dua pendekatan utama. Pertama, menanamkan nilai-nilai spiritual yang kuat sebagai landasan hidup. Kedua, mendorong akses pendidikan agar mereka memiliki bekal ilmu pengetahuan yang memadai untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Iman dan ilmu adalah kunci utama dalam meninggikan derajat seseorang di sisi Allah SWT,” tegasnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebak, Iyan menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada keluarga Khoirul Anam atas kontribusi nyata yang telah membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan keberkahan bagi wilayah Lebak.
Di tengah berbagai tantangan sosial, kegiatan santunan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan solidaritas dan nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup menguatkan harapan, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk tidak meninggalkan mereka yang membutuhkan.***Elsa Fitria




























