Hujan Tak Redam Semangat, Gebyar Kuliner Padaherang Tetap Ramai Diserbu Warga
Kuliner    Senin 23 Februari 2026    08:00:27 WIBPANGANDARAN - Rintik hujan yang turun sejak Minggu sore, 22 Februari 2026, tak mampu meredupkan semangat warga di Desa Cibogo dan Desa Karangmulya, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, masyarakat tetap memadati lokasi Gebyar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah untuk berburu takjil dan menikmati suasana ngabuburit yang hangat dan penuh kebersamaan.
Deretan tenda yang berdiri di area persawahan menjadi tempat berteduh sekaligus ruang temu warga. Aroma aneka makanan tradisional dan jajanan kekinian bercampur dengan udara basah khas pedesaan. Hamparan sawah hijau yang membentang di sekitar lokasi justru menghadirkan nuansa asri yang memperkaya pengalaman berburu kuliner jelang waktu berbuka.
Meski payung dan jas hujan sesekali terlihat di tangan pengunjung, aktivitas jual beli tetap berlangsung ramai. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak berbaur, memilih menu favorit untuk disantap saat azan Magrib berkumandang.
Herman, salah seorang pedagang setempat, mengaku bersyukur antusiasme warga tidak surut meski hujan turun sejak sore. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan pendapatan masyarakat desa selama Ramadan.
“Kami tetap semangat jualan. Alhamdulillah pembeli masih ramai walaupun hujan,” ujar Herman di sela kesibukannya melayani pelanggan.
Gebyar Kuliner yang digelar secara kolaboratif oleh warga Desa Cibogo dan Desa Karangmulya ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti setiap Ramadan. Bukan sekadar pasar takjil, kegiatan tersebut menjelma menjadi ruang sosial yang mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
Di tengah tantangan cuaca, warga justru menunjukkan daya tahan dan optimisme. Hujan yang turun tak lagi dipandang sebagai penghalang, melainkan bagian dari dinamika alam yang mewarnai kebersamaan.
Penyelenggara dan masyarakat berharap kegiatan ini terus digelar secara rutin dengan pengelolaan yang semakin baik. Selain menjadi pusat perputaran ekonomi desa, Gebyar Kuliner juga dinilai efektif mempromosikan potensi kuliner lokal kepada masyarakat luas.
Sore itu, di bawah langit mendung Padaherang, kebersamaan terasa lebih hangat dari biasanya. Hujan boleh saja turun, tetapi semangat warga untuk berbagi rezeki dan mempererat silaturahmi tetap mengalir tanpa henti.***Doni Saputra

























