Pesantren Ramadhan 1447 H, Pemkab Ciamis Perkuat Ketahanan Moral Generasi di Era Digital
Daerah    Minggu 01 Maret 2026    02:57:52 WIBKabupaten Ciamis – Di tengah arus deras perkembangan teknologi yang membawa tantangan baru bagi generasi muda, Pemerintah Kabupaten Ciamis menjadikan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai ruang pembinaan moral dan penguatan karakter masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, (28/2/2026).
Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan sekaligus menjawab tantangan sosial yang kian kompleks di era digital.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan nilai agama di tengah meningkatnya berbagai persoalan sosial, termasuk tren kekerasan seksual dan penyalahgunaan narkotika yang dinilainya kian memprihatinkan.
“Perkembangannya sudah berani terang-terangan. Karena itu generasi pelajar harus lebih bijak, jangan sampai terjerumus,” ujar Herdiat saat membuka kegiatan di Islamic Center Ciamis.
Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa diimbangi penguatan moral dan agama berpotensi menyeret generasi muda pada perilaku menyimpang. Ia menekankan, Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah ritual, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan ketahanan moral.
Bupati juga mengajak insan pers untuk mengambil peran strategis sebagai mitra edukasi masyarakat. Media, kata dia, memiliki tanggung jawab moral dalam menghadirkan informasi yang sehat, membangun optimisme, serta memberi arah positif di tengah derasnya arus informasi digital.
“Media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik. Mari bersama-sama menghadirkan informasi yang mendidik dan memberikan arah positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pesantren Ramadhan 1447 H ini diikuti pelajar, insan pers, dan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya kolektif membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Menutup sambutannya, Herdiat memberikan motivasi kepada para peserta agar terus bersemangat dalam menimba ilmu dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman.
“Tetap semangat dan jangan pantang menyerah dalam mengemban ilmu. Generasi yang kuat adalah generasi yang berilmu dan berakhlak,” pungkasnya.
Melalui Pesantren Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap nilai-nilai keagamaan tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat religius, berkarakter, serta adaptif menghadapi perubahan zaman.***Aam Amira
























