Cegah Kekerasan dari Lingkungan Terkecil, Pemdes Cirejag Gaungkan Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Pemerintahan    Rabu 08 April 2026    14:52:59 WIBKarawang – Pemerintah Desa (Pemdes) Cirejag, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, menggelar kegiatan minggon desa pada Rabu (8/4/2026) dengan fokus pada pembahasan isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta perlindungan perempuan dan anak (PPA). Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan sejak dari tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Tim PPA Kabupaten Karawang hadir memberikan penyuluhan dengan mengusung tema “CEKAS (Cegah Kekerasan)”, yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya bagi perempuan dan anak.

Perwakilan Tim PPA Kabupaten Karawang dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kasus kekerasan, baik fisik, psikis, maupun verbal, masih menjadi persoalan yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, edukasi secara berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat memahami bentuk-bentuk kekerasan serta langkah pencegahan dan penanganannya.
“Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan atau mengalami tindak kekerasan. Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, kader PKK, hingga tokoh masyarakat untuk aktif menjadi agen perubahan dalam menekan angka kekerasan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Desa Cirejag, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa kegiatan minggon desa kali ini sengaja difokuskan pada isu sosial yang krusial, yakni kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak, sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi warganya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kekerasan bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Harus ada keberanian untuk mencegah dan melaporkan. Desa harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua, terutama perempuan dan anak,” kata Dadang.
Ia juga berharap, melalui penyuluhan ini, masyarakat Desa Cirejag semakin memahami pentingnya menjaga keharmonisan keluarga serta menjunjung tinggi nilai-nilai perlindungan terhadap kelompok rentan.
Kegiatan minggon desa ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana warga turut menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menekan angka kekerasan serta memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berdaya.***Red Ider Jagat




























