Tekad dan Disiplin, Siswa SMPN 1 Jatisari Hadapi TKA dengan Percaya Diri
Pendidikan    Rabu 08 April 2026    12:41:46 WIBKarawang – Antusiasme siswa SMP Negeri 1 Jatisari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, tetap tinggi memasuki hari ketiga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Rabu (8/4). Sejak pagi, ratusan siswa terlihat datang lebih awal dengan persiapan matang, mencerminkan keseriusan mereka dalam menghadapi salah satu tahapan penting dalam evaluasi pendidikan.
Sebanyak 437 siswa kelas IX tercatat mengikuti TKA tahun ini. Pelaksanaannya dibagi ke dalam empat sesi yang berlangsung di dua ruangan. Setiap sesi diikuti oleh 20 siswa, dengan pembagian dua gelombang. Gelombang pertama mengerjakan mata pelajaran Matematika, sementara gelombang kedua mengerjakan Bahasa Indonesia.

TKA SMP Negeri 1 Jatisari dilaksanakan dari Senin tanggal 6-10 April 2026. Hari Senin- Selasa para siswa-siswi SMP Negeri 1 Jatisari yang sudah mengikuti TKA sebanyak 160 siswa. Rabu-Kamis 160 siswa, total 320 siswa. Sementara sisa nya mengikuti TKA di hari berikutnya.
Selain mengikuti TKA, para siswa juga mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Survei ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang akan menjadi bagian dari penyusunan rapor pendidikan secara nasional, sekaligus memotret kondisi pembelajaran di satuan pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Jatisari, Toni Andika Ariawan, S.Pd., MM., mengatakan bahwa pelaksanaan TKA sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menilai kesiapan siswa maupun panitia sudah cukup optimal sejak hari pertama.
“TKA ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga menjadi tolak ukur sejauh mana proses pembelajaran yang telah dilalui siswa selama tiga tahun terakhir. Karena itu, kami mendorong siswa untuk mengikutinya dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Toni menambahkan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari simulasi pelaksanaan, penguatan materi, hingga memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Hal tersebut dilakukan agar siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan fokus.
Menurutnya, pembagian sesi dan gelombang juga menjadi strategi untuk menjaga kondusivitas pelaksanaan, sekaligus memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengerjakan soal.
“Tentu kami berharap hasil yang diperoleh siswa dapat mencerminkan kemampuan mereka secara objektif. Lebih dari itu, hasil TKA ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ke depan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap disiplin dan antusias mengikuti TKA, termasuk dalam mengisi Survei Lingkungan Belajar.
“Partisipasi siswa dalam Sulingjar sangat penting, karena data yang mereka berikan akan menjadi dasar dalam perbaikan sistem pendidikan secara lebih luas. Ini bukan hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk kebijakan pendidikan di tingkat nasional,” tandasnya.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan dukungan semua pihak, SMP Negeri 1 Jatisari optimistis TKA tahun ini dapat berjalan sukses serta memberikan hasil yang maksimal bagi seluruh siswa.***Red Man
























