Menghidupkan Kembali Pondok Bali, Harapan Baru bagi Ekonomi Warga Pesisir Subang
Wisata    Minggu 03 Mei 2026    17:45:59 WIBSubang - Di tengah semilir angin pesisir, langkah Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., menyusuri kawasan wisata Pantai Pondok Bali, Sabtu (02/05/2026), menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam menata kembali salah satu aset penting milik daerah.
Pantai Pondok Bali bukan sekadar destinasi wisata. Di balik hamparan pasir dan lautnya, tersimpan harapan besar bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus denyut ekonomi masyarakat pesisir. Potensi itu yang kini ingin dihidupkan kembali melalui langkah revitalisasi yang terarah.
Bupati yang akrab disapa Kang Rey itu menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi warga lokal, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Saya ingin PAD yang dihasilkan dari Pondok Bali ini, kembali lagi ke sini. Untuk pengembangan wisatanya, untuk masyarakatnya,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rencana penataan kawasan berbasis kearifan lokal. Kang Rey ingin menghadirkan wajah baru Pondok Bali tanpa menghilangkan identitas yang sudah melekat. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah pembangunan kampung nelayan dengan konsep yang lebih tertata dan seragam.
Warung-warung yang selama ini terlihat semrawut akan ditata ulang dengan desain yang mencerminkan budaya lokal, namun tetap mengakomodasi sentuhan modern. Harapannya, kawasan tersebut tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki daya tarik visual yang mampu mengundang wisatawan untuk kembali datang.
“Warung-warung akan kita rapikan, kita samakan bentuknya. Supaya punya daya tarik dan orang ingin kembali lagi ke Pondok Bali,” katanya.
Lebih dari itu, ia melihat Pondok Bali sebagai titik strategis dalam membangun ekosistem ekonomi desa. Dengan kekayaan sumber daya laut yang dimiliki, kawasan ini diyakini mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat sekitar.
Namun, di tengah ambisi pengembangan tersebut, Kang Rey menegaskan satu hal yang tak boleh diabaikan: kelestarian lingkungan. Menurutnya, pembangunan kawasan wisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga ekosistem pesisir.
“Potensinya besar, tapi ekosistem harus tetap dijaga,” tegasnya.
Revitalisasi Pantai Pondok Bali pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar proyek penataan. Ia menjadi simbol harapan—tentang bagaimana pembangunan bisa berjalan selaras antara ekonomi, budaya, dan lingkungan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya.***Red-Ahas
























