Habbina
Tangis Warga Mayangan untuk Mangrove Pondok Bali: Saat Alam Digerus, Harapan Ikut Terkikis
0 Komentar 119 pembaca

Tangis Warga Mayangan untuk Mangrove Pondok Bali: Saat Alam Digerus, Harapan Ikut Terkikis

Wisata

Subang - Riuh media sosial membawa kabar yang mengusik nurani. Kawasan mangrove di Pantai Pondok Bali, yang selama ini menjadi benteng alami pesisir sekaligus sumber kehidupan warga, tampak digerus alat berat. Menanggapi hal itu, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, turun langsung ke lokasi pada Sabtu (2/5/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Subang yang akrab disapa Kang Rey itu bukan sekadar respons atas viralnya video, melainkan bagian dari agenda monitoring aset daerah di kawasan wisata Pondok Bali—wilayah yang selama ini dikenal memiliki potensi ekonomi besar dan menjadi salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di tengah peninjauan, suara kegelisahan warga pun mengemuka. Kepala Desa Mayangan, Darto, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat pemerintah daerah. Namun di balik itu, tersimpan rasa sedih yang mendalam melihat kondisi mangrove yang mulai hilang.

Menurutnya, video yang beredar memperlihatkan aktivitas alih fungsi lahan menjadi kolam pemancingan ikan. Ia menduga, aktivitas tersebut menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya hutan mangrove, meskipun berada di atas lahan milik pribadi dengan status SHM.

“Disayangkan sekali, karena masyarakat Desa Mayangan sudah cinta mangrove. Saya sangat sedih melihatnya, meski itu berada di tanah milik pribadi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kang Rey menegaskan bahwa keberadaan mangrove tidak bisa dipandang sebelah mata. Ekosistem ini memiliki peran vital, mulai dari menghasilkan serasah yang menjadi sumber hara hingga menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut.

“Kita ingin mengembalikan tatanan awal. Alam dan lingkungan di sini harus dijaga. Jangan sampai ada alih fungsi lahan yang justru merusak ekosistem,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kerusakan mangrove berpotensi memperparah ancaman banjir rob yang sudah mulai dirasakan masyarakat pesisir.

“Tanpa dirusak pun, rob sudah mengkhawatirkan. Apalagi jika mangrove ikut tergusur,” tambahnya.

Kang Rey menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, arah kebijakan ke depan harus berpijak pada ketahanan daerah berbasis ekologi, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan harus berjalan, tapi ekosistem juga harus tetap dijaga. Kita harus seimbang,” pungkasnya.

Di tengah geliat pembangunan dan kepentingan ekonomi, kisah mangrove Pondok Bali menjadi pengingat: bahwa ketika alam mulai terluka, yang ikut terancam bukan hanya lingkungan, tetapi juga masa depan masyarakat yang menggantungkan hidup padanya.***Red-Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top