Habbina
Kunci Bersama Summit 2026 Satukan Kekuatan Daerah Perbatasan, Buka Jalan Investasi Menuju Indonesia Emas 2045
0 Komentar 130 pembaca

Kunci Bersama Summit 2026 Satukan Kekuatan Daerah Perbatasan, Buka Jalan Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintahan

JAKARTA – Kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan kolaborasi lintas daerah, pemerintah, dan dunia usaha. Semangat itu mengemuka dalam Kunci Bersama Summit 2026 yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Senin (27/7/2026), dengan mengusung tema "Sinergi Lintas Batas Membangun Ekosistem Investasi, Kolaborasi, dan Kemajuan Kawasan Perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah Menuju Indonesia Emas 2045."
Forum tersebut menjadi panggung strategis yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga investor untuk membangun komitmen bersama mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui peningkatan investasi dan konektivitas.
Acara dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat Kunci Bersama. Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Direktur Utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Ketua Umum Kadin Indonesia, jajaran kementerian dan lembaga, serta para kepala daerah anggota Kunci Bersama.
Sebanyak 10 daerah yang tergabung dalam Kunci Bersama, yakni Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Majalengka, Kota Banjar, dan Kabupaten Brebes, mempresentasikan potensi unggulan sekaligus menawarkan peluang investasi kepada para investor yang hadir.
Dalam sambutannya, AHY menegaskan kawasan Kunci Bersama memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, pembangunan daerah harus menjadi bagian dari strategi besar pembangunan Indonesia sehingga memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Kita harus melihat pembangunan daerah dalam gambaran besar pembangunan nasional. Sinergi menjadi kunci agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat," ujar AHY.
Ia menjelaskan pemerintah tengah mengorkestrasi berbagai kementerian teknis agar pembangunan kawasan berjalan terpadu. Sejumlah program prioritas nasional seperti pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, ketahanan air, energi bersih, program tiga juta rumah, hingga optimalisasi Bandara Internasional Kertajati menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing kawasan.
AHY berharap Kunci Bersama Summit tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan kerja sama konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan investasi, konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pitching potensi daerah. Masing-masing kepala daerah memaparkan berbagai peluang investasi unggulan yang siap dikembangkan bersama mitra usaha dan investor.
Ketua Sekretariat Kunci Bersama yang juga Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan lahirnya Kunci Bersama dilandasi keyakinan bahwa batas administratif tidak boleh menjadi penghalang kemajuan bersama.
Menurutnya, kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah harus dipandang sebagai halaman depan pembangunan nasional. Dengan jumlah penduduk hampir 14 juta jiwa, kawasan tersebut memiliki potensi besar di sektor pertanian modern, agribisnis, kelautan dan perikanan, peternakan, industri manufaktur, pariwisata, sport tourism, hingga perdagangan karbon.
Dian menegaskan investasi bukan sekadar masuknya modal, tetapi merupakan bentuk kepercayaan terhadap daerah yang dibangun melalui kepastian hukum, kemudahan pelayanan, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat menetapkan Kunci Bersama sebagai Desk Investasi Nasional agar percepatan pemerataan investasi di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah dapat segera terwujud.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai Kunci Bersama telah berkembang menjadi forum strategis yang mampu menyatukan kekuatan 10 kabupaten dan kota lintas provinsi.
"Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Pembangunan hari ini membutuhkan kolaborasi lintas batas administratif, lintas sektor, dan lintas kepentingan," katanya.
Erwan juga mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman antara Kunci Bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT BIJB Kertajati, dan Kadin Indonesia sebagai bukti bahwa forum tersebut telah bergerak menuju kolaborasi nyata yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Edy Junaedi, mengungkapkan realisasi investasi di 10 kabupaten/kota anggota Kunci Bersama mencapai Rp42,63 triliun sepanjang Triwulan I 2024 hingga Triwulan II 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kawasan Kunci Bersama telah berkembang menjadi salah satu episentrum investasi baru di Indonesia. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya diversifikasi sektor investasi agar pertumbuhan ekonomi kawasan tetap sehat dan berkelanjutan.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Kunci Bersama Summit 2026 sebagai komitmen bersama memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Melalui deklarasi tersebut, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan investor menegaskan tekad untuk membangun ekosistem investasi yang inklusif, memperluas kerja sama lintas wilayah, serta mempercepat pemerataan pembangunan demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.***Red-Ading Permana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top